Kenang Masa Susah, Komedian Nunung Sering Makan Nasi Kering
Merdeka.com - Nunung salah satu komedian yang sukses di blantika hiburan Tanah Air. Ia dikenal karena sempat tergabung dalam grup lawak Srimulat.
Namun, di balik kesuksesan yang diraih Nunung saat ini, terdapat perjuangan berat yang harus dialami di masa lampau.
Hal itu, Nunung ungkap dalam kanal Youtube Sule Chanel dengan tajuk'Cerita Mamih Nunung Bikin Mewek'. Berikut ulasannya:
Perjuangan Hidup di Masa Lampau
Siapa sangka, sosok Nunung pernah merasakan perjuangan berat di hidupnya. Baru-baru ini, Nunung menceritakan perjuangan hidupnya di masa lampau hingga bisa menjadi sukses seperti sekarang.
"Waduh prihatin banget, rumah saja dulu masih pakai bambu gitu yang masih berlobang-lobang namanya rumah gedek bambu yang sudah di tipis-tipisin," kata Nunung.
Rumah dari Bambu Tapi Nyaman
Dengan keadaan rumah dari bambu, keluarga Nunung saat tidur merasa nyaman dan adem tidak perlu menggunakan Air Conditioner (AC) karena angin banyak yang masuk.
"Jadi kalau tidur tuh sebetulnya nyaman, adem karena banyak angin yang masuk jadi enggak perlu pakai AC gitu," ujar Nunung.
Makan Nasi Kering
Sangking susahnya untuk mencari makan, orangtua Nunung rela mengumpulkan bekas nasi-nasi kering untuk bisa dimakan.
"Sangat prihatin dengan tujuh bersaudara untuk makan saja sampai susah, jadi bapak ku itu sering ngumpulin nasi-nasi kering besoknya didaur ulang lagi dan itu tidak pernah pakai lauk cuma pakai kelapa diparut dan dikasih garam,"ujar Nunung.
Ingin Makan Baso
Selain makan nasi kering, Nunung pun kerap ingin makan baso karena tidak mampu untuk membelinya. Ia pun membuat kuah baso sendiri.
"Jadi dulu kalau pengen baso 'pak pengen baso' air panas dikasih bawang goreng dikasih mecin ini baso," kata Nunung.
Usia 9 Tahun Mulai Bernyanyi
Mulai usia 9 tahun Nunung nekad mencari penghasilan sendiri dengan mengandalkan suara sebagai modal usaha bernyanyi dari desa ke desa.
"Aku masih 9 tahun sudah mulai nyanyi dulu kalau nyanyi itu digendong sama penyanyi legend yang namanya Bu Sarbini dan Pak Sarbini itu saya masih ingat dan lagu andalan aku 'Hitam Manis'. hasil dari nyanyi dapat 25 perak dan kalau nyanyi keliling ke desa-desa," kata Nunung.
"Habis bernyanyi di Kabupaten, di Kecamatan, aku pulang jam 12 malam, jam 1 malam di antar yang punya orkes, begitu buka pintu ibu bertanya dapat berapa nduk enggak tahu nih bu saya kasih sama ibu," katanya.
(mdk/end)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya