Akhirnya Yuli Yanti, istri dari Nanang Gimbal, memberikan penjelasan mengenai kasus pembunuhan aktor sinetron Misteri Gunung Merapi 3, Sandy Permana. Dia menegaskan tuduhan yang menyebutkan dirinya berada di samping suaminya saat insiden penusukan berlangsung tidak benar.
"Ada yang bilang katanya aku beriringan, itu enggak benar. Aku enggak ada, enggak beriringan sama suamiku. Aku enggak tahu kejadiannya, aku enggak ketemu lagi (sama) dia," ungkap Yuli Yanti kepada para jurnalis dikutip Selasa (28/1).
Setelah insiden tersebut, Yuli mengaku tidak melihat keberadaan Nanang Gimbal maupun sepeda motornya. Setelah melarikan diri, Nanang Gimbal sempat meminta uang yang kemudian ditransfer melalui rekening digital.
Dari informasi tersebut, pihak kepolisian berhasil melacak keberadaannya. Nanang Gimbal kini menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Sandy Permana dan telah ditangkap aparat di Karawang, Jawa Barat.
Advertisement
Minta Maaf Atas Nama Suami
Dalam situasi ini, Yuli Yanti juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Menurut video klarifikasi yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi pada Senin (27/1/2025), Yuli Yanti mewakili dirinya, suaminya, dan anak-anaknya meminta maaf atas kepergian Sandy Permana.
"Aku di sini mau minta maaf atas nama suamiku. Saya, anak-anak kepada keluarga korban, mohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya.
Advertisement
Hanya dapat bertemu dengan ibu dari almarhum
Tak hanya itu, Yuli juga bilang sudah bertemu dengan ibu Sandy Permana untuk menyampaikan permohonan maaf tersebut.
"Kemarin saya pergi ke rumah almarhum. Hanya bertemu dengan ibunya almarhum," kata Yuli.
Yuli mengaku menyampaikan kedatangannya kepada RT setempat dan keluarga Sandy Permana. Namun istri mendiang Sandy, Ade Andriani masih enggan bertemu dengan Yuli.
"Kami telah memberitahukan kepada Pak RT mengenai kedatangan kami, tetapi teteh masih enggan untuk bertemu. Namun, ibunya menerima saya dengan baik," ungkap Yuli Yanti.
Terlihat Yuli berusaha untuk menunjukkan rasa empati kepada Ade Andriani yang saat ini sedang berduka setelah kehilangan Sandy Permana yang tewas akibat pembunuhan. Di sisi lain Yuli Yanti menyadari Ade membutuhkan waktu untuk menghadapi situasi sulit ini.
Advertisement
Dendam dari Tahun 2017
Nanang Gimbal mengungkapkan alasan di balik tindakan pembunuhan terhadap Sandy Permana karena rasa sakit hati yang telah dia simpan sejak tahun 2017. Menurut hasil visum, Sandy Permana meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian dada dan leher.
Yuli Yanti pun berharap agar Ade Andriani bersedia untuk menemuinya.
"Kemarin sudah sempat datang ke rumah tapi belum ketemu sama istrinya. Nanti mungkin kami bisa bertemu untuk minta maaf," ucapnya.