Diiringi Isak Tangis, 10 Foto Proses Pemakaman Jenazah Ayah Edric Tjandra di Sandiego Hill

Duka mendalam dirasakan oleh Edric Tjandra. Sang ayah baru saja meninggal dunia dan dimakamkan hari ini.

Muhamad Piet Al Ayyubi
Oleh Muhamad Piet Al Ayyubi - Reporter
Diiringi Isak Tangis, 10 Foto Proses Pemakaman Jenazah Ayah Edric Tjandra di Sandiego Hill
Diiringi Isak Tangis, 10 Foto Proses Pemakaman Jenazah Ayah Edric Tjandra di Sandiego Hill (Merdeka.com)

Jenazah Benny Effendy sampe rumah duka Husada jam 12.43 WIB. Edric Tjandra pake kemeja hitam bawa foto ayah kesayangan.

Kehilangan Sosok Sang Ayah

Kehilangan Sosok Sang Ayah
Dok. Istimewa

Nampak banget betapa sedihnya si presenter 39 tahun ini. Dia baru aja kehilangan sosok yang super berarti buat dia, ayahnya.

Foto Bersama Keluarga 

Foto Bersama Keluarga 
Dok. Istimewa

Sebelum dikubur, keluarga foto-foto dulu depan peti mayat. Terus ada nyanyian dan pendeta ngomong khotbah.

Menatap Kosong Ke Peti Jenazah Sang Ayah

Menatap Kosong Ke Peti Jenazah Sang Ayah
Dok. Istimewa

Di sela-sela pemakaman, Edric terus menatap peti jenazah sang ayah yang akan segera dikubur. Dia masih berdiri di sana, dengan mata kosong.

Ikut Nyanyi dan Pujian Untuk Sang Ayah

Ikut Nyanyi dan Pujian Untuk Sang Ayah
Dok. Istimewa

Edric berusaha menahan air matanya saat nyanyian dan pujian mengiringi perjalanan terakhir sang ayah.

Berusaha Menahan Air Mata

Berusaha Menahan Air Mata
Dok. Istimewa

Dia berusaha keras menahan sedih dan air matanya saat mengantar jenazah ayahnya. Hanya bisa terduduk dan terdiam, memandangi peti mati.

Melemparkan Bunga Ke Liang Lahat

Melemparkan Bunga Ke Liang Lahat
Dok. Istimewa

Setelah itu, peti jenazah dikuburkan dan keluarga diminta untuk melempar bunga ke dalam kuburan. Edric Tjandra menangis tersedu-sedu saat melemparkan bunga ke liang lahat sang ayah.

Tak Bisa Menahan Air Mata

Tak Bisa Menahan Air Mata
Dok. Istimewa

Edric Tjandra tetap menangis walau sudah selesai menabur bunga di pusara ayahnya. Kekuatannya tidak bertahan lama, air mata terus mengalir dari matanya.

Pesan Edric Tjandra

Pesan Edric Tjandra
Dok. Istimewa

Edric sangat berterima kasih kepada keluarga, saudara, dan teman-teman yang turut mendampingi ayahnya sampai ke peristirahatan terakhir. Dia juga ingin meminta maaf jika ayahnya pernah melakukan kesalahan selama hidupnya.

Meminta Doa Untuk Sang Ayah

Meminta Doa Untuk Sang Ayah
Dok. Istimewa

Minta doanya juga buat keluarga kita biar kuat hadapin semua ini. Kita yakin papah udah sama Tuhan Yesus dan sekarang dia baik-baik aja," tambah Edric Tjandra.

Rekomendasi