Pengalaman Mengsankan Davina Karamoy Umrah Pertamanya Sebagai Mualaf, Terharu Saat Mendengar Ayat Suci di Depan Ka'bah

Aktris Davina Karamoy baru saja menuntaskan umrah pertamanya setelah memeluk agama Islam

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
Pengalaman Mengsankan Davina Karamoy Umrah Pertamanya Sebagai Mualaf, Terharu Saat Mendengar Ayat Suci di Depan Ka'bah
Pengalaman Mengsankan Davina Karamoy Umrah Pertamanya Sebagai Mualaf, Terharu Saat Mendengar Ayat Suci di Depan Ka'bah (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Davina Karamoy mengungkapkan, "Pengalaman umroh pertama sangat menyenangkan dan saya merasa bersyukur. Kemarin, saya umroh hanya berdua dengan ibu, dan saya berharap bisa kembali bersama keluarga lengkap." Pernyataan tersebut disampaikan di kawasan Kebon Jeruk baru-baru ini.

Ia juga menambahkan, "Setiap momen ibadah di sana sangat mengharukan, terutama saat mendengarkan ayat suci Alquran dilantunkan di depan Ka'bah. Itu cukup mengubah hidup saya."

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah melaksanakan umrah, ia merasakan kedekatan yang lebih dengan Allah dan semakin teratur dalam beribadah. Davina sebelumnya mengakui bahwa ibadahnya kurang konsisten, tetapi setelah umrah, ia berdoa agar dapat menunaikan salat tepat waktu dan dengan khusyuk.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Sebelum melaksanakan umrah, ibadahku masih kurang konsisten. Namun setelahnya, aku semakin mengingat Allah dan keluarga. Hidupku terasa lebih tenang karena menyadari bahwa semua yang terjadi adalah skenario dan ketetapan dari Allah," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perjalanan umrah ini merupakan bagian dari doa-doanya yang selama ini dipanjatkan. Ia sangat bersyukur dapat menginjakkan kaki di tanah suci dan menyampaikan tiga hal penting dalam doanya.

"Umrah juga termasuk dalam doa-doaku. Alhamdulillah, ada tiga poin yang aku sampaikan, dan semoga solatku tidak terputus," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gadis berusia 22 tahun ini juga berbagi pengalaman menarik yang dialaminya saat membeli oleh-oleh di tanah suci. Ketika ia menanyakan harga suatu barang, penjual justru memberikannya secara cuma-cuma.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Ketika aku mengunjungi tempat itu untuk pertama kali, aku membeli oleh-oleh, dan orang yang menjualnya memberikannya semua padaku. Saat aku bertanya berapa total harganya, dia bilang terserah dan akhirnya aku tidak perlu membayar. Pengalaman pertamaku sangat menyenangkan, dan aku ingin kembali lagi," ujarnya.

Rekomendasi