Biaya Produksi Bengkak Terus, Netflix Kini Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Tidak Mahal, Apa Dampaknya?

Berita mengejutkan muncul dari dunia hiburan Korea Selatan. Netflix telah resmi memberlakukan kebijakan untuk membatasi gaji para aktor drama Korea.

Nurul Wahida
Oleh Nurul Wahida - Reporter
Biaya Produksi Bengkak Terus, Netflix Kini Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Tidak Mahal, Apa Dampaknya?
Netflix Resmi Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Nggak Terlalu Mahal, Apa Efeknya? (Netflix resmi membatasi gaji aktor drama Korea (credit: Netflix))

Industri hiburan Korea Selatan baru-baru ini dikejutkan oleh kabar mengenai kebijakan baru dari Netflix. Platform streaming ini telah menetapkan batasan gaji bagi para aktor drama Korea, yang kini maksimal sebesar 400 juta won atau setara dengan Rp4 miliar per episode.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan produksi serta efisiensi dalam investasi. Menurut informasi yang diperoleh dari Naver, sebelum kehadiran platform OTT yang populer, biaya produksi rata-rata untuk sebuah episode drama Korea berkisar antara 300 hingga 400 juta won.

Namun, setelah Netflix hadir dan permintaan akan konten orisinal semakin meningkat, anggaran produksi melonjak hingga mencapai 2 miliar won atau Rp20 miliar per episode. Aksi ini pun menarik perhatian banyak pihak dalam industri hiburan.

Pertanyaannya, apakah kebijakan ini akan memengaruhi proses produksi drama Korea? Untuk informasi lebih lanjut, silakan cek di sini.

Kenaikan Biaya Produksi Tak Masuk Akal

Netflix Resmi Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Nggak Terlalu Mahal, Apa Efeknya?
Netflix Resmi Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Nggak Terlalu Mahal, Apa Efeknya? Netflix resmi membatasi gaji aktor drama Korea (credit: Netflix)

Pada tanggal 8 Juni 2025, industri menginformasikan Netflix menetapkan batas gaji untuk pemain drama Korea sebesar maksimal 4 miliar per episode. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan biaya produksi yang dianggap tidak wajar oleh rumah produksi lokal.

Kekhawatiran muncul tingginya biaya produksi dapat mengganggu keberlangsungan industri. Walaupun angka tersebut masih dianggap cukup tinggi, langkah pembatasan gaji ini diharapkan dapat mengendalikan biaya yang dikeluarkan untuk para pemain.

"Meskipun ada perbedaan dalam pembuatan karya, Netflix memutuskan untuk mengurangi biaya produksi dan mengurangi biaya aktor. Faktanya, kami menandatangani kontrak dengan jumlah yang lebih rendah dari biaya awal, dengan batasan biaya aktor," ungkap seorang sumber industri yang dikutip oleh Naver.

Memberikan manfaat yang berkelanjutan

Sebelum munculnya platform OTT yang populer, rata-rata biaya produksi untuk sebuah drama Korea berkisar antara Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per episode. Namun, setelah kehadiran Netflix dan meningkatnya permintaan akan konten orisinal yang berkualitas, anggaran produksi melonjak hingga mencapai RP20 miliar per episode.

Selain itu, terdapat perbedaan mencolok dalam anggaran produksi drama dari negara lain, seperti Jepang yang mengalokasikan sekitar 10 miliar untuk drama-drama populernya. Akibatnya, gaji aktor Korea pun mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai 10 kali lipat dibandingkan dengan pemain utama drama Jepang.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya bagi rumah produksi lokal. Tingginya biaya produksi yang tidak realistis dapat berpotensi memengaruhi keuntungan jangka panjang, meskipun drama-drama tersebut meraih kesuksesan di pasaran.

Produksi Drama Korea

Netflix Resmi Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Nggak Terlalu Mahal, Apa Efeknya?
Netflix Resmi Batasi Gaji Pemain Drama Korea Agar Nggak Terlalu Mahal, Apa Efeknya? Netflix resmi membatasi gaji aktor drama Korea (credit: Netflix)

Biaya produksi yang tinggi berdampak negatif pada jumlah drama yang dihasilkan. Berdasarkan informasi yang sama, penurunan jumlah produksi dapat dilihat dari tahun ke tahun sejak 2022.

Pada tahun tersebut, terdapat sekitar 141 judul drama Korea yang berhasil diproduksi. Namun, pada tahun 2023, jumlahnya menurun menjadi sekitar 123 judul.

Selanjutnya, pada tahun 2024, penurunan berlanjut dengan hanya sekitar 100 judul yang diproduksi. Diperkirakan, pada tahun ini, jumlah drama yang akan dirilis akan kurang dari 100 judul, yakni sekitar 80 judul saja.

Beberapa drama yang populer dan direncanakan rilis pada tahun 2025 antara lain WEAK HERO CLASS 2, RESIDENT PLAYBOOK, WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES, MERCY FOR NONE, SQUID GAME 3, dan beberapa judul lainnya.

Buka Kesempatan Aktor Masuk Industri Film

Langkah ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para aktor baru untuk meraih peran utama dan bersaing di dunia hiburan. Namun, dengan adanya batasan gaji untuk aktor, muncul kekhawatiran mengenai kemampuan cerita dan produksi untuk tetap bersaing secara global.

Di samping itu, laporan mengenai kondisi kerja para pemain pendukung, figuran, dan kru mengungkapkan adanya masalah lain yang belum teratasi dalam industri ini. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan di sektor hiburan.

Pernyataan Resmi Netflix

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 9 Juni, Netflix menjelaskan setiap proyek akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing karya. Meskipun demikian, perusahaan ini tidak memberikan angka pasti atau pedoman yang dapat diakses publik.

Parameter yang digunakan juga bervariasi tergantung pada genre dan format yang diterapkan dalam setiap proyek drama. Itulah fakta tentang Netflix resmi membatasi gaji aktor drama Korea.

Rekomendasi