Ahmad Dhani Tutup Pintu Maaf untuk Psikolog Lita Gading, Bakal Lapor Polisi Terkait UU Perlindungan Anak

Ahmad Dhani telah mengadukan psikolog Lita Gading kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Ahmad Dhani Tutup Pintu Maaf untuk Psikolog Lita Gading, Bakal Lapor Polisi Terkait UU Perlindungan Anak
Ahmad Dhani ke KPAI. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela telah melaporkan akun yang diduga milik psikolog Lita Gading, yaitu Lita Official, kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Mereka menganggap akun tersebut telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak dengan menampilkan wajah putri mereka, SA, disertai narasi yang seolah-olah mengizinkan netizen untuk melakukan tindakan perundungan.

Tidak hanya berhenti di pengaduan ke KPAI, Ahmad Dhani juga berencana untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan akun tersebut ke Polda Metro Jaya. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk memberikan efek jera agar perundungan terhadap anak di bawah umur tidak terulang di masa mendatang.

"Kedatangan kita sendiri kesini berusaha bullying ke anak kecil tidak terjadi lagi. Langkah saya kesini untuk membuat efek jera semua netizen," ungkap Ahmad Dhani saat berada di KPAI, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/7/2025).

"Kalau saya lebih memikirkan indonesia di masa depan. Jadi ternyata masyarakat kita, khususnya netizen, banyak yang nggak paham, nggak tau, atau nggak punya nurani ya. Kalo orang punya hati nurani minimal nggak usah baca undang undang dia tau. Ini kayaknya nggak boleh mem-bully anak kecil, tapi tetep banyak yang melakukan," kata dia.

Belum Melakukan Komunikasi Dengan Pihak Lita Gading

Ahmad Dhani Tuding Lita Gading Tak Merasa Bersalah Setelah Dipolisikan, Sebut Layak Untuk Ditahan
Ahmad Dhani di KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025). (Dok. via M/ Altaf Jauhar) © 2025 Liputan6.com

Dhani mengakui bahwa hingga saat ini, ia belum melakukan komunikasi dengan pihak Lita Gading. Ia dengan tegas memutuskan untuk menutup kemungkinan perdamaian dan memilih untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur hukum.

Menurut Dhani, langkah ini diambil sebagai pembelajaran untuk masa depan.

"Ini untuk pembelajaran buat ke depannya supaya kita sebagai masyarakat yang berpendidikan harus melindungi anak daripada kekerasan terhadap anak baik fisik maupun psikis," ungkapnya.

Sikap Dhani

Sikap Dhani tersebut muncul karena terduga memiliki latar belakang pendidikan yang baik dan dikenal sebagai seorang psikolog. Ia hanya memberikan maaf kepada mereka yang berpendidikan rendah, mengingat ketidaktahuan mereka mengenai aturan perlindungan anak.

"Karena dia sudah mengaku sebagai psikiater, psikolog. Kalo netizen yang pendidikannya rendah ya kita maafkan ya. Beberapa sudah kita hubungi, kita identifikasi, dan sudah banyak yang minta maaf. Banyak dari mereka yang pendidikannya rendah ya kita maafkan," jelasnya.

Dengan demikian, Dhani menunjukkan sikap yang berbeda terhadap individu berdasarkan tingkat pendidikan mereka. Hal ini mencerminkan pandangannya bahwa pengetahuan dan pemahaman akan isu-isu penting, seperti perlindungan anak, sangat berpengaruh terhadap sikap dan tindakan seseorang.

Ia percaya bahwa mereka yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi seharusnya lebih memahami tanggung jawab sosial yang melekat pada peran mereka. Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk memberikan pengertian yang lebih kepada mereka yang kurang beruntung dalam hal pendidikan, sambil tetap mengharapkan pertanggungjawaban dari mereka yang seharusnya lebih memahami.

Laporan yang Diajukan ke Kepolisian

Dhani dan tim kuasa hukumnya sedang merencanakan untuk mengajukan laporan ke Polda Metro Jaya dalam waktu yang dekat. Ia juga menginginkan agar perundungan terhadap anak-anak di bawah umur tidak terjadi lagi di masa mendatang.

“Lusa kita akan melaporkan ke Polda Metro Jaya. Masalah ini harapan saya nggak ada lagi anak kecil dibully,” ucap Ahmad Dhani.

Rekomendasi