Dunia musik Indonesia kembali merasakan kehilangan yang mendalam. Penyanyi dan pencipta lagu senior, Irianti Erningpraja, telah meninggal dunia pada hari Selasa, 27 Mei 2025, pukul 14.14 WIB di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Irianti meninggal di usia 59 tahun. Kabar duka ini telah dikonfirmasi melalui unggahan di Instagram @stanleytulung baru-baru ini.
Nama Irianti sangat dikenal di kalangan penggemar musik Indonesia, terutama dari era 80-an hingga 90-an. Ia tidak hanya terkenal karena suara merdunya dan gaya yang khas, tetapi juga karena potret masa mudanya yang penuh pesona yang sering dibagikan oleh teman-teman dekat dan penggemar.
Irianti pernah mengunggah foto lawas di akun Instagram pribadinya. Dalam foto tersebut terlihat bersama Titi DJ dan Memes saat mereka berperan sebagai backing vocal untuk Vina Panduwinata. Kini, kenangan tersebut menjadi pengingat akan kontribusi berharga Irianti di dunia hiburan.
Dalam suasana berduka ini, banyak netizen yang kembali mengenang momen indah bersama almarhumah dengan membagikan unggahan-unggahan nostalgia.
Advertisement
Dalam sebuah foto bergaya klasik, tampak empat orang muda yang duduk atau bersandar dengan santai, menciptakan suasana informal dan akrab. Diambil pada tahun 1985, Irianti saat itu berusia 20 tahun.
Foto ini diunggah oleh musisi Dewa Budjana, Irianti Erningpraja terlihat mengenakan baju putih. Menjadi satu-satunya perempuan dalam foto tersebut, keberadaan Irianti langsung menarik perhatian.
"Selamat jalan Irianti Erningpraja. Penyanyi, Pencipta lagu, Mantan Atlit renang. Foto diambil tahun 1985, ketika kami berempat sebagai murid pertama di Sekolah Indra & Jack Lesmana Workshop. 'Farabi' Alm Gunawan Trenggono (bassist), Riza Arshad, Irianti Erningpraja," tulis Dewa Budjana dalam unggahannya di media sosial.
Advertisement
Foto yang diunggah di akun Instagram pribadi @airina_ismyname berhasil mencuri perhatian banyak orang. Dalam potret tersebut, Irianti tampil dengan pose teatrikal bersama teman-temannya, Memes dan Titi DJ.
Mereka semua mengenakan kostum panggung dengan warna hitam, merah, dan hijau yang mencolok, menciptakan suasana yang penuh semangat.
"Jaman aku, @memes605 @ti2dj masih jadi backing vocal nya @vinapanduwinata_real. Sayangnya salah satu teman kita @oktamerahputih sudah wafat (yg cowo). Al fatihah untuk Okta," tulis Irianti beberapa waktu lalu.
Advertisement
Foto ketiga adalah cuplikan dari majalah Femina edisi Desember 1994. Dalam gambar tersebut, Irianti terlihat menawan dengan gaun merah yang dihiasi detail berwarna keemasan.
Gaya rambut bob dan ekspresi percaya diri yang ditunjukkannya semakin menegaskan kesan elegan yang dimilikinya.
"Saya tidak masalah memakai pakaian dari desainer atau buatan penjahit jalanan, asalkan cocok dan tidak menyamakan bajunya dengan orang lain," tulisnya kala itu.
Advertisement
Foto keempat adalah bagian dari unggahan duka yang diposting oleh @stanleytulung, yang menginformasikan tentang meninggalnya Irianti.
Dalam gambar tersebut, Irianti terlihat anggun dan klasik mengenakan busana berwarna oranye, dengan gaya rambut blow khas era 80-an, sambil memegang kertas agenda yang menunjukkan jadwal kegiatan atau pertunjukan.
Advertisement
Foto terakhir menampilkan sisi yang paling akrab dari Irianti. Ia tersenyum ramah ke arah kamera, mengenakan jaket denim yang sederhana serta riasan wajah yang minimalis.
Cahaya latar yang lembut semakin menambah kesan hangat dan damai pada potret tersebut. Ini adalah gambar yang sering dipilih sebagai foto profil atau diunggah kembali oleh para penggemar saat mengenang dirinya. Tanpa perlu banyak gaya, hanya dengan tatapan mata dan senyuman tulus, Irianti berhasil menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.
Advertisement
Irianti Erningpraja merupakan seorang figur yang berprestasi, yang telah mencatatkan namanya di berbagai ajang baik nasional maupun internasional sebelum terjun ke dunia musik. Ia adalah anak dari Raden Ahem Erningpraja, yang pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Suaminya, Peco Seno, menceritakan Irianti telah berjuang melawan kanker sejak pertengahan tahun 2024. Selama menjalani perawatan, ia beberapa kali harus dirawat di rumah sakit dan sempat meminta untuk pulang sebelum akhirnya kondisinya semakin parah dan harus dibawa kembali ke UGD.
Jenazah Irianti disemayamkan di rumah duka yang terletak di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Pemakaman dilaksanakan pada Rabu, 28 Mei 2025, siang di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Banyak musisi dan tokoh dari dunia hiburan yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Irianti. Kehilangan sosok Irianti menjadi duka mendalam bagi industri musik di Indonesia.