Wakil Wali Kota Ajak Penerima BSU Tangerang Belanja Bahan Pokok Selama Ramadhan 2026
Ribuan warga Kota Tangerang menerima BSU Tangerang sebesar Rp600 ribu jelang Ramadhan 2026. Simak ajakan Wakil Wali Kota dan jadwal program sembako murah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, secara langsung menginstruksikan para camat dan lurah untuk mendampingi serta mengajak 2.924 penerima Bantuan Sosial Uang (BSU) agar membelanjakan dana tersebut untuk kebutuhan pokok. Langkah ini diambil untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan beban ekonomi dapat diringankan selama periode Ramadhan.
Penyaluran BSU ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Bantuan sebesar Rp600 ribu per penerima telah disalurkan melalui Bank BJB, setelah melalui proses verifikasi ketat. Proses verifikasi dilakukan oleh pekerja sosial masyarakat (PSM) di tingkat kelurahan, guna menjamin bantuan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran dana tunai, tetapi juga dilengkapi dengan inisiatif lain untuk mendukung kesejahteraan warga. Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang turut meluncurkan program "Gampang Sembako Ramadhan" di 13 kecamatan. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Dukungan Pemkot Tangerang untuk Daya Beli Masyarakat
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menegaskan bahwa penyaluran BSU Tangerang merupakan wujud nyata komitmen Pemkot untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. "Penyaluran BSU ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang untuk menjaga daya beli masyarakat dan meringankan beban ekonomi, khususnya di bulan suci Ramadhan," kata Maryono di Tangerang, Banten. Beliau menambahkan bahwa Pemkot ingin masyarakat dapat menjalani ibadah dengan tenang, tanpa terbebani kebutuhan dasar, dan memastikan hal itu terwujud.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan bahwa BSU ini merupakan penyaluran pertama di tahun 2026. Bantuan ini diberikan kepada enam kategori penerima manfaat, meliputi anak terlantar/miskin, anak yatim, balita terlantar/miskin, penyandang disabilitas, lansia terlantar/miskin, dan nonkomponen lainnya yang memenuhi kriteria. Kategori penerima yang beragam ini menunjukkan fokus Pemkot pada kelompok masyarakat rentan.
Program BSU Tangerang diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penerimanya. "Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan, sehingga mereka bisa menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk dan tenang," ujar Acep Wahyudi. Inisiatif ini mencerminkan pendekatan holistik Pemkot dalam mendukung warganya.
Manfaat Langsung dan Program Sembako Murah
Dampak positif BSU Tangerang langsung dirasakan oleh warga. Reni, seorang warga Kebon Nanas, Tangerang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. "Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Uangnya mau saya pakai untuk anak-anak dan kebutuhan sehari-hari," katanya. Reni berencana menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan anak-anaknya yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren serta keperluan rumah tangga lainnya, menunjukkan bagaimana bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan dasar dan pendidikan.
Selain BSU, Pemkot Tangerang juga meluncurkan program "Gampang Sembako Ramadhan" melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Program ini dirancang untuk memberikan akses mudah kepada masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari pasaran. Inisiatif ini berlangsung di 13 kecamatan hingga 13 Maret 2026, melengkapi bantuan tunai yang telah disalurkan.
Kehadiran program sembako murah ini menjadi pelengkap penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadhan. Dengan adanya dua program ini, Pemkot Tangerang berharap dapat secara komprehensif membantu warga dalam menghadapi kebutuhan ekonomi selama bulan puasa. Ini juga menunjukkan sinergi antar dinas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
- 25 Februari 2026: Masjid Jami Al-Ikhlas, Kelurahan Larangan Selatan
- 26 Februari 2026: Kantor Kelurahan Pedurenan Karang Tengah
- 27 Februari 2026: Kantor Kelurahan Tajur Ciledug
- 2 Maret 2026: Kantor Kelurahan Sudimara Pinang
- 3 Maret 2026: Kantor Kelurahan Gondrong Cipondoh
- 4 Maret 2026: Kantor Kelurahan Nambo Jaya Karawaci
- 5 Maret 2026: Kantor Kecamatan Neglasari
- 6 Maret 2026: GOR Kelurahan Tanah Tinggi
- 9 Maret 2026: Kantor Kecamatan Jatiuwung
- 10 Maret 2026: Kantor Kecamatan Periuk
- 11 Maret 2026: Kantor Kelurahan Kebon Besar
- 12 Maret 2026: Masjid Agung Al Huda, Kelurahan Benda
- 13 Maret 2026: Kantor Kecamatan Cibodas
Sumber: AntaraNews