LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tahukah Anda? Statistik Adalah 'Mata' Kebijakan, Ini Peran Statistik Bappenas Menurut Rachmat Pambudy

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan Peran Statistik Bappenas sebagai 'mata' pengambil kebijakan. Bagaimana data ini membentuk Indonesia Emas?

Sabtu, 27 Sep 2025 08:11:00
statistik bappenas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan Peran Statistik Bappenas sebagai 'mata' pengambil kebijakan. Bagaimana data ini membentuk Indonesia Emas? (Merdeka.com)
Advertisement

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, mengungkapkan pentingnya statistik. Ia menyebut statistik sebagai "matanya para pengambil kebijakan" dan "telinganya para pengambil strategi pembangunan". Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resminya di Jakarta pada Sabtu, 27 September.

Menurut Rachmat, data statistik memiliki peran krusial dalam merumuskan arah pembangunan nasional. Statistik tidak hanya membantu dalam menyusun rencana yang baik, tetapi juga memastikan pelaksanaannya terasa manfaatnya. Hal ini ditekankan untuk mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pernyataan Rachmat tersebut menyoroti bagaimana data akurat menjadi fondasi utama. Data ini diperlukan untuk memastikan setiap program pembangunan dapat diukur keberhasilannya. Tujuannya adalah agar dampak positifnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Pentingnya Statistik dalam Perencanaan Pembangunan

Rachmat Pambudy menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan yang baik saja tidak cukup. Perencanaan tersebut harus dilaksanakan dengan baik dan dampaknya dirasakan oleh penerima manfaat. Ini adalah prinsip dasar yang dipegang Bappenas untuk menjamin keberhasilan program.

Advertisement

Dalam sidang Komisi XI DPR RI, Bappenas menerima arahan penting. Komisi yang membidangi keuangan dan perencanaan nasional ini menekankan perlunya implementasi yang efektif. Mereka berharap hasil perencanaan dapat benar-benar dinikmati masyarakat, bukan hanya tercatat di atas kertas.

Sebagai contoh, Rachmat berdiskusi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, tentang pembangunan rumah. Pembangunan tidak hanya dihitung jumlahnya, tetapi juga harus dirasakan oleh penghuninya. Perasaan ini, meskipun subjektif, bisa diukur dengan metodologi statistik yang tepat.

Advertisement

Mengukur Dampak dan Perasaan dengan Data Akurat

Rachmat Pambudy menegaskan bahwa perasaan penerima manfaat, meski berbeda-beda, dapat diukur. Pengukuran ini dimungkinkan melalui metodologi statistik terbaik yang ada. Dengan demikian, evaluasi program menjadi lebih objektif dan komprehensif, memberikan gambaran nyata.

Oleh karena itu, Bappenas meminta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk tidak hanya mencatat data. BPS diharapkan juga mengukur dan melihat dampak dari setiap program pembangunan. Pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai efektivitas kebijakan.

Kerja sama antara Bappenas dan BPS sangat vital dalam hal ini. Mereka perlu memastikan data yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga relevan. Data tersebut harus mampu merefleksikan perubahan dan dampak nyata di lapangan, mendukung Peran Statistik Bappenas.

Statistik sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045

Apabila cara kerja yang berfokus pada pengukuran dampak ini diterapkan secara konsisten, Rachmat optimistis. Ia percaya bahwa target Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Visi besar ini sangat bergantung pada fondasi data yang kuat dan terpercaya.

Pencapaian Indonesia Emas harus dimulai dengan statistik yang benar dan baik. Statistik tersebut juga harus didasarkan pada asas-asas kemanusiaan. Ini berarti data tidak hanya angka, tetapi juga merefleksikan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat.

Rachmat berharap BPS dapat menjadi garda terdepan dalam menyediakan data. Data ini sangat penting untuk mendukung seluruh proses pembangunan nasional. Kualitas data BPS akan menentukan keberhasilan program-program Bappenas dalam jangka panjang.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • MPR Tunjuk Josepha Siswi Viral SMAN 1 Pontianak Jadi Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
  • Sinopsis 172 Days di Vidio, Film Drama Religi Eksplorasi Keikhlasan Tentang Cinta dan Kehilangan
  • Terungkap, Ini Tuntutan untuk Tiga Prajurit TNI di Kasus Tewasnya Kepala Cabang Bank
  • Jaksa KPK Tuntut 2 Terdakwa Kasus Korupsi Sertifikat K3 Hukuman 3 Tahun Penjara
  • Perkuat Keandalan Listrik Jawa-Bali, PLN Lakukan Pemeliharaan SUTET 500 kV Tanpa Padam
  • bps
  • data akurat
  • data kebijakan
  • indonesia emas
  • komisi xi dpr
  • konten ai
  • maruarar sirait
  • merdekaantara
  • pembangunan nasional.
  • perencanaan pembangunan
  • rachmat pambudy
  • statistik bappenas
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.