Raline Shah Menkomdigi Perkuat Jejaring Global, Promosikan Potensi Indonesia ke Dunia
Staf Khusus Menkomdigi Raline Shah mengemban tugas penting memperkuat jejaring global sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia ke dunia internasional, termasuk melalui eksplorasi di Banyuwangi.
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global. Ia juga berupaya memperkenalkan potensi besar Indonesia ke kancah internasional. Tugas ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah untuk meningkatkan citra dan daya saing bangsa di mata dunia.
Menurut Raline, promosi Indonesia tidak hanya terbatas pada forum diplomasi atau teknologi digital semata. Namun, juga dapat dilakukan secara efektif melalui kekuatan industri kreatif, perfilman, budaya, dan pariwisata. Pendekatan ini diharapkan mampu menjangkau khalayak yang lebih luas dan beragam.
Dalam rangka menjalankan misi tersebut, Raline Shah baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur. Kunjungan ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 15 Juni 2026, dengan agenda utama mengeksplorasi destinasi unggulan di ujung timur Pulau Jawa tersebut.
Strategi Penguatan Jejaring Global dan Promosi Indonesia
Raline Shah, sebagai Staf Khusus Menkomdigi, memiliki visi jelas untuk memastikan dunia mengenal Indonesia lebih dekat. Ia ingin agar semua orang di penjuru dunia mengetahui siapa kita, memahami budaya, dan mengagumi keindahan alam Indonesia. Upaya ini bertujuan untuk membangun koneksi global yang lebih kuat dan saling menguntungkan.
Promosi Indonesia yang komprehensif melibatkan berbagai sektor strategis. Industri kreatif, perfilman, dan budaya menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan identitas bangsa. Sementara itu, sektor pariwisata berperan penting dalam menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang dan merasakan langsung pesona Indonesia.
Pendekatan multi-sektoral ini diharapkan dapat menciptakan gelombang promosi yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kekayaan alam dan budaya Indonesia dapat terangkat ke permukaan global. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional melalui sektor-sektor tersebut.
Eksplorasi Keindahan Banyuwangi: Dari Kawah Ijen hingga Desa Adat
Dalam kunjungannya, artis dan model Raline Shah ini mengeksplorasi berbagai destinasi menawan di Banyuwangi. Salah satu ikon yang dikunjunginya adalah Taman Wisata Alam Kawah Ijen, yang terkenal dengan fenomena api birunya. Pengalaman ini menjadi salah satu highlight dari perjalanannya.
Raline mendaki Kawah Ijen pada Sabtu (13/6) dini hari pukul 03.00, bergabung dengan ratusan pendaki lainnya. Setibanya di puncak, ia langsung menuju sunrise point untuk menikmati keelokan matahari terbit dari ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut (mdpl). Momen ini memberikan kesan mendalam tentang keajaiban alam Indonesia.
Sebelum mendaki Kawah Ijen, Raline Shah tiba di Banyuwangi pada Jumat (12/6). Ia sempat mengunjungi Desa Wisata Adat Osing Kemiren yang kaya akan tradisi dan budaya Suku Osing. Selain itu, Pendopo Sabha Swagata Blambangan dengan arsitektur unik dan nilai sejarahnya juga menjadi bagian dari agenda kunjungannya.
Kesan Mendalam Raline Shah Terhadap Potensi Banyuwangi
Pengalaman mendaki Kawah Ijen meninggalkan kesan luar biasa bagi Raline Shah. Ia menyatakan kini mengerti mengapa banyak orang dari berbagai negara datang ke Banyuwangi, salah satunya untuk melihat keindahan Kawah Ijen. Hal ini menunjukkan daya tarik global yang dimiliki oleh destinasi tersebut.
Menurut Raline, Banyuwangi tidak hanya memiliki banyak destinasi kelas dunia, tetapi juga budaya yang kuat dan masih terjaga. Ia mengapresiasi bagaimana seni budaya daerah ini terus lestari di tengah modernisasi. Keunikan ini menjadi nilai tambah yang membedakan Banyuwangi dari daerah lain.
Raline Shah mengakui bahwa pengalaman mendaki ke Kawah Ijen menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kunjungan pertamanya ke daerah berjuluk Sunrise of Java tersebut. Ia berharap, melalui kunjungannya ini, potensi Banyuwangi dapat lebih dikenal luas di kancah internasional. Ini akan mendukung upaya promosi pariwisata dan budaya Indonesia secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews