Prabowo Sebut Kebocoran Anggaran Tak Hanya di RI: Di India Anggaran 100 Rupee Sampai ke Rakyat 15 Rupee
Prabowo pun mempertanyakan kemana anggaran-anggaran tersebut. Prabowo pun berkomitmen agar ke depannya tak ada lagi kebocoran anggaran.
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran besar untuk menyukseskan berbagai program strategis. Namun, dia menyayangkan masih ada kebocoran anggaran, sehingga semuanya tak sampai ke masyarakat.
"Anggaran kita besar tapi masih besar pula kebocoran-kebocoran. Saudara-saudara lebih tahu masalah ini dari pada kami-kami di Jakarta. Kalian yang merasakan selalu anda denger kan? Anggaran sekian tapi kok sampe ke saya sekian?" kata Prabowo saat memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (22/8).
Prabowo pun mempertanyakan kemana anggaran-anggaran tersebut. Prabowo pun berkomitmen agar ke depannya tak ada lagi kebocoran anggaran.
"Hangusnya di mana? Menghilangnya dimana saudara? Ini harus kita perbaiki. Harus kita perbaiki," ujarnya.
Tak Hanya Terjadi di Indonesia
Kendati begitu, Prabowo menuturkan masalah kebocoran anggaran tak hanya terjadi di Indonesia saja. Dia mencontohkan India yang menganggarkan 100 Rupee untuk masyarakat, namun hanya 15 Rupee yang sampai ke masyarakatnya.
"Ini tidak terjadi di kita saja di banyak negara. Saya baru ketemu tokoh dari luar negeri, dia berasal dari India. Bahwa beberapa saat yang lalu, mereka 100 Rupee yang sampai ke rakyat hanya 15 Rupee. Ini kata pemimpin-pemimpin dunia. Sekarang sudah membaik dari 100 ke 60," jelas Prabowo.
Dia menuturkan banhwa Indonesia memiliki kekayaan yang sangat luar biasa, namun banyak diambil dan dibawa ke luar negeri. Prabowo pun menegaskan dirinya akan menghentikan hal tersebut, salah satunya dengan memfokuskan anggaran untuk pendidikan.
Kebijakan untuk Kepentingan Masyarakat
"Dunia sekarang berlomba-lomba, dunia tetangga-tetangga kita berlomba-lomba. Kita tidak punya banyak waktu itu upaya salah satu tidak hanya di 1-2-3 bidang. Semua sekolah harus kita perbaiki, SD, SMP, Vokasi kita salah satu anggaran pendidikan terbesar di dunia," pungkas dia.
Di sisi lain, Prabowo menyampaikan Prabowo selalu mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Menurut dia, pemerintahannya telah mewakafkan diri untuk masyarakat Indonesia.
"Saya sekarang bekerja berfikir, saya berfikir bekerja mengambil keputusan hanya untuk kepentingan rakyat saya. Saya kira saya bersama rekan-rekan saya, menteri-menteri saya. Kita sudah wakafkan jiwa dan raga kita untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo.