Pemkab HSS Percepat Rehabilitasi Wisata Air Panas Tanuhi, Target Rampung Sebelum Natal 2025
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) tengah menggenjot rehabilitasi Wisata Air Panas Tanuhi di Loksado, menargetkan selesai sebelum Natal 2025 agar segera dinikmati wisatawan.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, sedang mempercepat proses rehabilitasi objek Wisata Air Panas Tanuhi yang berlokasi di Kecamatan Loksado. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh pengerjaan dapat rampung sebelum perayaan Natal pada 25 Desember 2025. Target ambisius ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik dan kenyamanan bagi pengunjung yang akan datang.
Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, Muhammad Noor, menyatakan optimismenya terkait penyelesaian proyek ini. Ia berharap fasilitas baru dapat segera digunakan oleh masyarakat dan wisatawan mulai tanggal 24 Desember 2025. Progres pengerjaan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen, menunjukkan komitmen Pemkab HSS dalam merevitalisasi salah satu destinasi unggulan daerah.
Langkah percepatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pariwisata di HSS. Wisata Air Panas Tanuhi, sebagai ikon kebanggaan masyarakat, diharapkan dapat kembali menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat libur panjang akhir tahun.
Progres dan Target Penyelesaian Rehabilitasi
Proyek rehabilitasi Wisata Air Panas Tanuhi terus dikebut guna mencapai target penyelesaian yang telah ditetapkan. Berdasarkan peninjauan di lapangan, progres pembangunan telah melampaui angka 50 persen, menunjukkan efektivitas pengerjaan di berbagai sektor. Pemkab HSS berkomitmen penuh untuk memastikan semua fasilitas siap digunakan sesuai jadwal.
Muhammad Noor menegaskan bahwa percepatan ini bukan tanpa alasan. "Semoga dapat selesai tepat waktu, saat ini rehabilitasi sudah lebih dari 50 persen, diharapkan bisa digunakan masyarakat mulai 24 Desember 2025," ujarnya. Target ini sangat krusial mengingat potensi peningkatan kunjungan wisatawan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Dengan selesainya rehabilitasi ini, Wisata Air Panas Tanuhi diharapkan dapat tampil dengan wajah baru yang lebih modern, indah, dan nyaman. Peningkatan kualitas fasilitas akan memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi setiap pengunjung, sekaligus memperkuat posisi Loksado sebagai destinasi ekowisata unggulan di Kalimantan Selatan.
Detail Perbaikan dan Anggaran Proyek
Rehabilitasi Wisata Air Panas Tanuhi mencakup berbagai aspek perbaikan yang komprehensif. Peremajaan bangunan menjadi fokus utama, diikuti dengan pembenahan area kolam, termasuk pagar depan dan belakang. Selain itu, penambahan fasilitas pendukung lainnya juga dilakukan untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Proyek rehabilitasi ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten HSS Tahun Anggaran 2025, dengan nilai proyek mencapai Rp2,8 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai ruang lingkup pekerjaan yang vital, memastikan setiap detail diperbaiki secara menyeluruh.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi:
- Rehabilitasi cottage
- Perbaikan toilet dan plafon di luar ruang resepsionis
- Pembangunan mushala baru
- Perbaikan Dermaga Bamboo Rafting Niih
- Pembangunan pagar depan dan belakang
- Perbaikan saluran air
- Pembangunan panggung terbuka di area objek wisata
Seluruh perbaikan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan wisata yang lebih aman, bersih, dan menarik. Pemkab HSS berharap investasi ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi sektor pariwisata daerah.
Harapan dan Dampak Bagi Pariwisata Daerah
Muhammad Noor mengungkapkan harapan besar Pemkab HSS terhadap hasil rehabilitasi ini. Menurutnya, dengan perbaikan yang dilakukan, Wisata Air Panas Tanuhi akan tampil lebih memukau, memberikan kenyamanan ekstra, dan daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan. Ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan citra pariwisata daerah.
Setelah rampung, Pemkab HSS berharap Wisata Air Panas Tanuhi dapat kembali menjadi destinasi favorit. "Setelah rampung, kami berharap wisata air panas Tanuhi dapat kembali menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah, khususnya saat libur Natal dan Tahun Baru," tutur Noor.
Peningkatan kualitas destinasi ini diharapkan tidak hanya menarik lebih banyak pengunjung, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan fasilitas yang lebih baik, potensi kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata lainnya juga akan semakin terbuka, menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih dinamis dan berkelanjutan di Kabupaten HSS.
Sumber: AntaraNews