KAI Salurkan Bantuan Becak Listrik ke DIY, Dukung Transportasi Hijau dan Pariwisata Lokal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan becak listrik ke DIY, sebuah langkah nyata mendukung transportasi hijau, pariwisata berkelanjutan, dan kesejahteraan pengemudi di Yogyakarta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa becak listrik kepada Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penyerahan ini dilakukan pada Kamis, 19 Desember, di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem transportasi yang ramah lingkungan di wilayah tersebut, sekaligus memberikan dukungan konkret bagi sektor pariwisata lokal. Inisiatif ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak tradisional.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan. Bantuan awal berupa 10 unit becak listrik akan disusul oleh 40 unit tambahan secara bertahap.
Komitmen KAI dalam Transportasi Berkelanjutan
KAI menunjukkan komitmen kuatnya terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan melalui program TJSL ini. Penyerahan becak listrik ini menjadi bukti nyata dukungan KAI terhadap inisiatif transportasi hijau.
Bobby Rasyidin menegaskan bahwa bantuan ini berorientasi pada keberlanjutan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Sebanyak 10 unit becak listrik telah diserahkan, dengan rencana penambahan 40 unit lagi.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bobby Rasyidin kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Becak-becak ini nantinya akan didistribusikan kepada para pengayuh becak tradisional di kawasan Malioboro dan sekitarnya.
EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan peran KAI sebagai BUMN transportasi. KAI tidak hanya fokus pada layanan perkeretaapian, tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan.
Manfaat Becak Listrik untuk Lingkungan dan Ekonomi Lokal
Penggunaan becak listrik membawa berbagai manfaat signifikan, terutama dalam mengurangi emisi karbon di area perkotaan. Kendaraan ini menawarkan solusi transportasi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Selain aspek lingkungan, becak listrik juga diharapkan dapat meringankan beban kerja para pengemudi becak tradisional. Dengan tenaga listrik, pekerjaan mengayuh menjadi lebih mudah dan efisien.
Peningkatan kenyamanan wisatawan juga menjadi salah satu target dari program ini. Becak listrik yang modern namun tetap mengusung kearifan lokal diharapkan dapat memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya dan pariwisata berwawasan lingkungan.
Bobby Rasyidin berharap bantuan becak listrik ini dapat secara langsung meningkatkan kesejahteraan para pengemudi. Ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sinergi KAI dan Pemerintah DIY untuk Pembangunan Daerah
Kolaborasi antara KAI dan Pemerintah Daerah DIY menjadi kunci utama keberhasilan program TJSL ini. Sinergi yang terjalin memungkinkan program-program sosial KAI memberikan manfaat yang tepat sasaran.
Agus Dwinanto Budiadji mengapresiasi sinergi yang kuat dengan Pemerintah Daerah DIY. Kerja sama ini memastikan bahwa inisiatif seperti penyaluran becak listrik dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, KAI berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah secara menyeluruh. Fokusnya meliputi pelestarian lingkungan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Yogyakarta.
Dukungan terhadap aktivitas pariwisata di Yogyakarta juga menjadi salah satu pilar penting dari kolaborasi ini. Dengan transportasi yang ramah lingkungan, daya tarik wisata kota budaya ini diharapkan semakin meningkat.
Sumber: AntaraNews