Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus menunjukkan peran vitalnya dalam perekonomian nasional. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Para pelaku UMKM di daerah ini telah berhasil menciptakan bisnis makanan kerupuk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga merambah ke pasar nasional. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Data terbaru menunjukkan bahwa UMKM memegang peranan penting dalam struktur ekonomi Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99 persen dari keseluruhan unit usaha. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Kontribusi sektor ini terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia sangat signifikan, mencapai 61 persen atau setara dengan Rp9.580 triliun. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Di Peninggaran, Kebayoran Lama, industri kerupuk menjadi salah satu contoh nyata dari keberhasilan UMKM dalam menggerakkan roda ekonomi. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Para pengusaha kerupuk di kawasan ini telah berhasil mempertahankan tradisi pembuatan kerupuk yang berkualitas tinggi sambil berinovasi dengan berbagai varian bentuk, rasa yang menarik. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Hal ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk di pasaran, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Mendag Budi Santoso melepas ekspor produk makanan olahan berupa kerupuk dan sambal sebanyak 14 kontainer senilai USD 452 ribu atau setara Rp7,2 miliar.