Fakta Unik: Ekonomi Kepri Tertinggi di Sumatera, Wagub Usul Penambahan Rute Penerbangan Kepri di Perbatasan
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengusulkan penambahan rute penerbangan di kawasan perbatasan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang pesat di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura secara resmi mengusulkan penambahan rute penerbangan di kawasan perbatasan. Usulan ini secara khusus ditujukan untuk wilayah Natuna dan Anambas yang memiliki karakteristik kepulauan.
Penyampaian usulan tersebut dilakukan dalam pertemuan dengan pimpinan dan anggota Komite II DPD RI di Tanjungpinang. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat terkait penyelenggaraan penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam.
Wagub Nyanyang menekankan pentingnya konektivitas udara yang lebih baik untuk Kepri yang strategis. Peningkatan fasilitas penerbangan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan serta sektor pariwisata yang terus berkembang.
Pentingnya Konektivitas Udara di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau memiliki karakter geografis yang unik sebagai wilayah kepulauan, menghadirkan tantangan tersendiri dalam hal konektivitas. Wagub Nyanyang Haris Pratamura berharap penambahan rute penerbangan Kepri dapat segera terwujud demi mengatasi tantangan tersebut.
Selain penambahan rute, Wagub juga meminta adanya penambahan penerbangan dengan kapasitas pesawat yang lebih besar. Saat ini, maskapai perintis seperti Susi Air dan Fast Air memang sudah beroperasi di pulau terluar Natuna dan Anambas, namun kebutuhan untuk standar kenyamanan dan keamanan yang lebih baik sangat mendesak.
Posisi strategis Kepri sebagai pintu gerbang Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadikan daerah ini sangat vital. Peningkatan aksesibilitas melalui udara akan memperkuat peran Kepri sebagai pusat ekonomi dan pariwisata regional.
Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia Kepri yang Impresif
Kepri menunjukkan tren perkembangan positif yang konsisten setiap tahunnya, menjadi bukti potensi besar wilayah ini. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tahun 2025 mencapai angka 7,14 persen, meningkat signifikan 2,24 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang berada di angka 4,90 persen.
Angka pertumbuhan ekonomi tersebut menempatkan Kepri sebagai daerah dengan pertumbuhan tertinggi di Sumatera. Posisi ini juga menjadikannya peringkat ketiga secara nasional, setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah, sebuah pencapaian yang membanggakan.
Tidak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri tahun 2024 juga mengalami peningkatan yang substansial. IPM mencapai 79,89 poin, naik 0,81 poin dari tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Capaian IPM ini menempatkan Kepri di urutan pertama se-Sumatera dan ketiga nasional, setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta. Data ini semakin memperkuat argumen untuk dukungan infrastruktur yang lebih baik, termasuk penambahan rute penerbangan Kepri.
Strategi Pengembangan Pariwisata dan Dukungan Pusat
Pemerintah Provinsi Kepri terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dan negara tetangga untuk memajukan daerah. Salah satu fokus utama adalah menjadikan Kepri sebagai destinasi unggulan dalam program Wonderful Indonesia, Wonderful Kepri, dan Visit Kepri 2027.
Wagub Nyanyang menyebutkan rencana koordinasi dengan Dirjen Imigrasi untuk memperluas fasilitas bebas visa kunjungan singkat. Selain itu, kerja sama dengan Malaysia juga diupayakan untuk mempermudah akses keluar-masuk wilayah Kepri, mendukung geliat pariwisata.
Peningkatan frekuensi penerbangan ke Kepri akan memberikan dampak langsung dan positif pada berbagai sektor. Sektor pariwisata, kuliner, restoran, hingga perhotelan akan merasakan geliat ekonomi yang signifikan, yang pada akhirnya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/kota se-Kepri.
"Untuk itu, kami butuh dukungan penuh dari DPD RI terutama dalam pengembangan infrastruktur, kenyamanan, dan keamanan. Apalagi Kepri sudah termasuk sepuluh besar daerah teraman di Indonesia,” tutur Wagub Nyanyang, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga.
Sumber: AntaraNews