LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Ustaz Dasad Latif Murka Calon Kepala Daerah Menyogok Rakyat, Beri Pesan Menohok

Dasad Latif berceramah perihal pemimpin daerah yang suka menyogok rakyat.

Kamis, 10 Okt 2024 14:43:00
trending
Ustadz Das'ad Latif. (YouTube Das'ad Latif) (@ 2024 merdeka.com)
Advertisement

Ustaz kondang tanah air, Dasad Latif marah besar terhadap para calon kepala daerah yang membanggakan hartanya. Padahal, sejatinya yang dibutuhkan masyarakat adalah program yang bisa mensejahterakan rakyat.

Namun, pikiran pamer kekayaan itu terjadi karena para kepala daerah itu berpikir bahwa masyarakat bisa disogok dengan uang. Ketika rakyat bisa dan mau disogok, maka mereka akan terus membanggakan uangnya.

Maka dari itu, ustaz yang kerap memakai peci putih itu mengingatkan kepada jemaahnya agar tidak menggadaikan pilihannya hanya dari sebuah sogokan. Bagaimana ceramah lengkapnya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Ustaz Dasad Latif Murka kepada Kepala Daerah yang Menyogok Rakyat

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @dasadlatif1212 penceramah kondang tersebut memberikan pesan yang mendalam terhadap calon pemimpin daerah dan rakyat yang akan berpartisipasi dalam pemilihan tahun ini.

Advertisement

Ustaz kelahiran Makassar itu mengawali ceramahnya jika banyak calon pemimpin daerah yang membanggakan hartanya bukan programnya.

Hal itu karena mereka merasa bisa menyogok rakyat. Meski begitu, kalau rakyat yang disogok tidak mau menerima uang dari calon kepala daerah tersebut, maka sogokan itu tidak akan pernah ada artinya.

Advertisement

“Hampir semua yang menjadi kepala daerah kebanyakan membanggakan uangnya, bukan otaknya. Dia lihat mau semua kau disogok. Nah biar itu orang kaya mau sogok kau, koruptor mau sogok kau kalau kau tidak mau terima uangnya ndak ada artinya mereka,” ucap Dasad Latif.

Beri Nasihat Selamat Dunia Akhirat

Dengan tegas Dasad Latif menyerukan agar masyarakat tidak menerima uang sogokan dari para calon pemimpin kepala daerah. Hal itu agar rakyat tidak mendapatkan siksa ketika di akhirat.

“Daripada kau miskin kau sewa tempat tinggal. Ngontrak rumahmu hujan, disogok kau Rp300 ribu, masuk neraka. Dunia akhir kau celaka. Dubai kau menderita, akhirat kau dibakar api neraka,” ucap Dasad Latif dengan sangat berapi-api.

Hal itu bertolak belakang dengan semua hal yang serusnya dilakukan oleh para calon pemimpin. Mereka jarang sekali berbicara program kerja dan cara mereka dalam memberantas kemiskinan. Tapi justru lebih sering berbicara perihal harta dan kekayaan.

“Dia tidak bicara apa yang mau saya lakukan, apa yang mau saya berantas kemiskinan, bagaimana orang miskin saya sekolahkan. Tidak ada dia bicara itu, apa, karena mereka pikir kamu semua mau disogok,” tegas Dasad Latif.

Dalam keterangan unggahannya, Dasad Latif meminta semua yang melihat video tersebut agar menyebarkannya karena politik uang adalah sumber kehancuran demokrasi.

Advertisement

“Jika anda setuju politik uang sumber kehancuran negara dan demokrasi, maka tolong berkenan sebar video ini, Insya Allah jadi amal,” tulis Dasad Latif.

Berita Terbaru
  • Pengembangan CNG: Langkah Strategis DPR Perkuat Ketahanan Energi Nasional
  • Sensus Ekonomi 2026 NTT: Akademisi Undana Soroti Urgensi Pemetaan Sektor Informal
  • Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf UNESCO: Pengakuan Global atas Ulama Pejuang
  • Antasyafi Robby Al Hilmi Persembahkan Medali Perak Pertama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026
  • Bantuan Alsintan Magetan Dorong Produktivitas Petani dan Modernisasi Pertanian
  • ceramah
  • politik uang
  • trending
  • ustadz dasad latief
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
M
Reporter Muhammad Farih Fanani
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.