Ada Indonesia, ini Daftar Negara-Negara di Dunia yang Membeli & Menjual Produk ke Israel
Israel terus menuai kecaman dari dunia akibat perang genosidanya di Gaza dan perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.
Israel terus menuai kecaman dari dunia akibat perang genosidanya di Gaza dan perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki. Inggris telah menangguhkan negosiasi perdagangan bebas dengan Israel sebagai tanggapan atas kebijakan brutal negeri zionis itu.
Seperti diketahui, kekuatan ekonomi Israel salah satunya ditopang oleh perdagangan global. Pada tahun 2024, perdagangan global Israel terdiri dari impor sebesar USD 91,5 miliar dan ekspor sebesar USD 61,7 miliar.
Dilansir Aljazeera, Kamis (22/5/2025), impor utama Israel meliputi:
- Mesin listrik, elektronik, dan peralatan mekanik bernilai sekitar $19 miliar.
- Kendaraan termasuk mobil, truk, bus dan pesawat bernilai sekitar $10 miliar.
- Produk kimia termasuk farmasi senilai $8 miliar.
- Produk mineral termasuk minyak bumi, batu bara, dan semen senilai $7 miliar.
- Permata dan perhiasan termasuk berlian senilai $4 miliar.
Sementara itu, ekspor utama Israel meliputi:
- Mesin listrik, elektronik, dan peralatan mekanik bernilai sekitar $18 miliar.
- Produk kimia termasuk farmasi senilai $10 miliar.
- Permata dan perhiasan termasuk berlian halus senilai $9 miliar.
- Peralatan optik, teknis, dan medis senilai $7 miliar.
- Produk mineral senilai $5 miliar.
Sektor elektronik Israel merupakan mesin utama ekonomi ekspornya, yang dipimpin oleh pemain signifikan seperti Intel, yang menjalankan fasilitas fabrikasi chip berskala besar, serta perusahaan seperti Elbit Systems dan Orbotech, yang dikenal karena keahlian mereka dalam elektronik militer dan manufaktur canggih.
Israel adalah pengekspor utama obat-obatan, didorong oleh perusahaan-perusahaan seperti Teva Pharmaceuticals, salah satu produsen obat generik terbesar di dunia.
Israel juga merupakan pemimpin global dalam perdagangan berlian, mengimpor berlian kasar senilai miliaran dolar yang kemudian dipotong, dipoles, dan diproses di dalam negeri sebelum diekspor.
Negara Paling Banyak Membeli Produk dari Israel
Israel menjual barang senilai USD 61,7 miliar pada tahun 2024. Importir terbesar produk Israel adalah Amerika Serikat dengan USD 17,3 miliar, Irlandia dengan USD 3,2 miliar, dan China dengan USD 2,8 miliar. Hong Kong, wilayah semi-otonom China yang diperlakukan sebagai entitas terpisah oleh basis data perdagangan, mengimpor produk tambahan senilai USD 2 miliar dari Israel. Tambahkan jumlah tersebut ke penghitungan China, dan negara tersebut menjadi importir produk Israel terbesar kedua.
Amerika Serikat terutama mengimpor berlian, peralatan elektronik berteknologi tinggi, termasuk sirkuit terpadu dan peralatan telekomunikasi, serta produk kimia.
Sementara Irlandia adalah pembeli terbesar sirkuit terpadu Israel pada tahun 2024, mengimpor sirkuit terpadu elektronik dan rakitan mikro senilai sekitar USD 3 miliar. Komponen-komponen ini banyak digunakan di sektor farmasi, perangkat medis, dan manufaktur teknologi di Irlandia.
China mengimpor berbagai produk Israel termasuk peralatan optik, komponen elektronik, dan produk kimia.
Negara Paling Banyak Menjual Produk ke Israel?
Israel membeli barang senilai USD 91,5 miliar dari seluruh dunia pada tahun 2024. Eksportir terbesar ke Israel adalah China dengan USD 19 miliar, Amerika Serikat dengan USD 9,4 miliar, dan Jerman dengan USD 5,6 miliar.
- China terutama mengekspor kendaraan listrik, ponsel, komputer, dan logam.
- Amerika Serikat menjual amunisi peledak, berlian, barang elektronik, dan produk kimia kepada Israel. Israel menerima miliaran dolar bantuan militer AS, yang sebagian besar dihabiskan untuk membeli senjata buatan Amerika, yang secara efektif meningkatkan ekspor AS.
- Jerman mengekspor kendaraan, produk farmasi, mesin dan elektronik.
Ada Indonesia
Tak cuma negara-negara di atas. Dalam tabel yang ditampilkan Aljazeera terdapat 117 negara atau wilayah di dunia yang membeli produk Israel pada tahun 2024 dan 192 negara atau wilayah yang menjual produk ke Israel pada tahun 2024.
Dari jumlah tersebut ada nama Indonesia di dalamnya. Indonesia berada di urutan 57 dengan total pembelian produk dari Israel sekira USD 50.064 juta.
Sementara, untuk negara atau wilayah yang menjual produk ke Israel, Indonesia masuk di urutan 40 dengan nilai total USD 277.059 juta.