PKB Nilai Polemik Ijazah Jokowi Tidak Perlu Menyita Perhatian Publik
Daniel Johan menyebut cara paling sederhana untuk menyudahi isu tersebut adalah menunjukkan ijazah secara terbuka.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyarankan agar Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazahnya ke publik untuk mengakhiri polemik yang terus berlarut. Pernyataan ini pun mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua DPP PKB, Daniel Johan menilai, polemik soal ijazah Jokowi mestinya tidak perlu menyita perhatian publik terlalu lama. Ia menyebut cara paling sederhana untuk menyudahi isu tersebut adalah menunjukkan ijazah secara terbuka.
"Sebenarnya memang simple dan sesederhana itu, sehingga tidak menghabiskan energi yang tidak perlu dan berlarut-larut, tinggal tunjukkan keasliannya dan selesai," ujar Daniel kepada wartawan, Kamis (15/5).
Daniel menegaskan, ada banyak isu penting dan mendesak yang membutuhkan perhatian lebih dari masyarakat dan pemerintah.
"Banyak masalah penting dan urgent yang butuh perhatian dan energi kita," tambahnya.
Megawati Soroti Gonjang-Ganjing Ijazah Jokowi
Megawati menyindir hebohnya isu ijazah palsu Jokowi. Dalam sambutannya saat peluncuran buku di BRIN, Jakarta, Rabu (14/5), Megawati mengaku heran mengapa soal ijazah bisa menjadi kegaduhan nasional.
"Orang banyak kok sekarang gonjang-ganjing urusan Ijazah benar apa enggak?" kata Mega.
Ia menyarankan agar Presiden Jokowi cukup menunjukkan ijazah aslinya kepada publik jika memang tidak ada masalah.
"Ya kok susah amat ya, kan kalau di Ijazah betul gitu, kasih aja 'ini Ijazah saya' gitu loh," imbuhnya.
Megawati juga sempat menyinggung soal gelar akademiknya, yang menurutnya semuanya memiliki bukti yang sah.
"Saya punya bukti. Kata orang, gelar profesor saya ada tiga. Gelar doktor honoris causa saya ada sebelas, dan saya masih menunggu empat lagi," ucapnya.