HUT Bangli ke-822: Bupati Pastikan Perayaan Tanpa Dana APBD, Fokus Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Kota Bangli tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mengandalkan partisipasi masyarakat dan swasta, sekaligus menekankan arah p
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memastikan rangkaian pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Kota Bangli diselenggarakan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keputusan ini diambil untuk mendukung efisiensi anggaran pemerintah, sejalan dengan arahan Presiden RI dan Gubernur Bali agar tidak menggelar seremoni besar-besaran menggunakan uang negara.
Perayaan hari jadi kabupaten ini sepenuhnya mengandalkan partisipasi aktif dari masyarakat serta kontribusi dari pihak swasta. Meskipun demikian, antusiasme warga tetap tinggi, terlihat dari puluhan penjor atau hiasan bambu dan janur yang menghiasi sepanjang jalan utama kota Bangli.
Efisiensi Anggaran dan Partisipasi Publik dalam Perayaan HUT Bangli
Perayaan HUT ke-822 Kota Bangli menjadi contoh nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli terhadap efisiensi anggaran. Bupati Sang Nyoman Sedana Arta secara tegas menyatakan bahwa tidak ada alokasi dana APBD untuk kegiatan seremonial ini. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap arahan dari Presiden RI dan Gubernur Bali yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara secara bijaksana.
Pembiayaan seluruh rangkaian acara, termasuk berbagai kegiatan dan panggung hiburan, sepenuhnya ditopang oleh partisipasi masyarakat dan pihak swasta. Bupati menjelaskan bahwa tradisi melibatkan pejabat untuk menyumbang secara sukarela kini ditiadakan, menandai perubahan signifikan dalam model pendanaan perayaan.
Meskipun diselenggarakan secara sederhana, semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap Bangli tidak luntur. Hal ini tercermin dari inisiatif warga yang mendirikan puluhan penjor, mempercantik kota dan menunjukkan dukungan penuh terhadap perayaan HUT Bangli.
Arah Pembangunan Bangli: Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan
Dalam memaknai HUT Bangli, Bupati Sedana Arta menekankan pentingnya arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, khususnya untuk tahun 2026. Dua sektor krusial yang menjadi prioritas utama adalah pendidikan dan kesehatan, yang dianggap sebagai pilar utama kemajuan suatu daerah.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bangli telah menyiapkan hibah lahan seluas 5,5 hektare untuk pengembangan fasilitas pendidikan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Bangli. Selain itu, upaya juga dilakukan untuk pengiriman tenaga kesehatan guna menempuh pendidikan dokter spesialis, mengisi kebutuhan tenaga ahli di daerah.
Kesiapan Fakultas Kedokteran di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa yang akan mulai menerima mahasiswa baru pada September 2026 juga menjadi kabar baik bagi pengembangan pendidikan dan kesehatan di Bangli. Sementara itu, pelayanan kesehatan di RSUD Bangli akan ditingkatkan dengan pengoperasian alat medis canggih baru, seperti CT scan dan layanan kemoterapi, yang didukung penuh oleh bantuan peralatan dari Kementerian Kesehatan.
Persembahan Budaya dan Tema HUT Bangli
Puncak peringatan HUT Bangli dimeriahkan dengan upacara yang menampilkan pertunjukan kolosal bertajuk Tetengger Agung. Pertunjukan megah ini dibawakan oleh ratusan siswa SD dan SMP se-Kecamatan Bangli, menunjukkan kekayaan budaya dan bakat generasi muda.
Gagasan pertunjukan budaya ini berasal langsung dari bupati dan wakil bupati Bangli, yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli. Pertunjukan kolosal ini menegaskan visi Bangli Era Baru yang tetap kokoh berpijak pada akar budaya dan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Tema yang diangkat pada peringatan HUT Bangli tahun 2026 adalah "Bhakti, Ratna, Radhaka". Tema ini memiliki makna mendalam, yaitu pengabdian tulus, nilai mulia, dan semangat mengabdi untuk tanah kelahiran. Rangkaian peringatan HUT Kota Bangli akan ditutup pada 17 Mei 2026, dengan panggung hiburan yang menampilkan musisi dan seniman lokal Bali.
Sumber: AntaraNews