DPR Papua Tekankan Fokus Kepentingan Masyarakat dalam Pembahasan RPJMD Papua 2025-2029
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mengingatkan agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua 2025-2029 berpihak pada kepentingan masyarakat, memastikan arah pembangunan daerah tepat
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mendesak agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua tahun 2025–2029 difokuskan pada kepentingan masyarakat. Penekanan ini disampaikan untuk memastikan dokumen strategis tersebut benar-benar merefleksikan kebutuhan riil warga Papua.
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, dalam rapat kerja pembahasan RPJMD di Jayapura pada Jumat, 27 Maret, menegaskan bahwa dokumen ini akan menjadi arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, penyusunannya harus memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara mendalam.
Langkah ini diambil untuk menciptakan kerangka pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan, di mana setiap program yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Papua. Proses pembahasan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah di masa mendatang.
Memastikan Arah Pembangunan Berpihak pada Rakyat
Denny Henrry Bonai menyatakan secara tegas bahwa Raperda RPJMD Provinsi Papua 2025-2029 harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Beliau menekankan bahwa RPJMD bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari aspirasi dan kebutuhan riil warga Papua yang harus diakomodasi secara optimal.
Dalam kesempatan rapat kerja tersebut, Bonai juga menggarisbawahi pentingnya RPJMD yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta memenuhi semua ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Keselarasan ini krusial untuk memastikan legitimasi dan efektivitas dokumen dalam panduan pembangunan.
Pembahasan ini menjadi momen krusial untuk mengintegrasikan masukan dari berbagai pihak, memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar menjawab tantangan dan potensi yang ada di Papua. Keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Peran Aktif OPD dan Penyempurnaan Dokumen Strategis
Denny Bonai meminta seluruh pihak, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk memberikan masukan secara objektif dan bertanggung jawab selama proses pembahasan RPJMD. Partisipasi aktif ini esensial agar dokumen RPJMD dapat disempurnakan sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah yang sah.
Proses rapat kerja ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mendalami program-program prioritas yang telah disusun oleh masing-masing OPD. Dengan demikian, arah pembangunan yang dirumuskan dapat lebih tepat sasaran dan menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Untuk menjamin kualitas pembahasan, DPR Papua menegaskan pentingnya kehadiran langsung seluruh kepala OPD. Kehadiran mereka secara serius dalam setiap sesi diskusi akan memastikan bahwa setiap aspek pembangunan ditinjau dengan cermat dan komprehensif.
Bonai mengingatkan bahwa pembahasan ini menyangkut masa depan pembangunan Papua. Oleh karena itu, komitmen dan dedikasi dari setiap kepala OPD sangat dibutuhkan untuk merumuskan kebijakan yang transformatif dan inklusif bagi provinsi tersebut.
Harapan Pembangunan Papua yang Efektif dan Sejahtera
Melalui proses pembahasan yang komprehensif dan mendalam, DPR Papua berharap Raperda RPJMD Papua 2025-2029 dapat segera ditetapkan. Penetapan ini akan menjadi pedoman pembangunan yang efektif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dokumen RPJMD yang matang diharapkan mampu menjadi instrumen utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, dengan fokus pada pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hal ini penting untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif di seluruh wilayah Papua.
Keberhasilan implementasi RPJMD akan sangat bergantung pada sinergi antara legislatif dan eksekutif, serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk mencapai Papua yang lebih maju dan sejahtera di masa depan, sesuai dengan cita-cita pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Sumber: AntaraNews