Wisatawan Asal Surabaya Dikeroyok di Malang, 31 Orang Korban Positif Narkoba
Insiden ini mengakibatkan enam orang pengunjung mengalami luka-luka. Tak hanya itu, enam unit mobil dilaporkan dalam kondisi rusak.
Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah kendaraan rusak menyebar di media sosial (medsos). Dalam narasinya, berbagai jenis kendaraan itu dirusak oleh sejumlah orang tak dikenal.
Perusakan berbagai jenis kendaraan itu diketahui terjadi di villa kawasan wisata Pantai Wediawu, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Perusakan dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal, pada Selasa (5/5).
Insiden ini mengakibatkan enam orang pengunjung mengalami luka-luka. Tak hanya itu, enam unit mobil dilaporkan dalam kondisi rusak.
Dalam video yang beredar terlihat sejumlah mobil mengalami kerusakan kaca jendela dan pintu pecah, hingga coretan bertulis ‘bonek janc*k’ pada badan mobil.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyatakan usai mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara. "Sudah ditangani,” katanya.
Dari kejadian itu, petugas mengamankan balok kayu, batu, hingga botol minuman keras (miras) yang ditemukan di sekitar area.
"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh,” ucapnya.
31 Orang Dikeroyok Positif Narkoba
Sementara itu, 31 orang wisatawan asal Surabaya yang mengalami dugaan pengeroyokan dan perusakan saat berlibur di sebuah vila kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Malang, dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
Hal itu diungkapkan Kapolres Malang usai melakukan pemeriksaan tes urine terhadap 69 orang wisatawan asal Surabaya. Hasilnya, nyaris separuh dari rombongan dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.
"Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika dengan rincian 21 orang positif ganja, 6 orang positif sabu, dan 4 orang positif keduanya," kata Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, Rabu (6/5).
Terkait hal itu, Satresnarkoba Polres Malang menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk menentukan nasib ke-31 warga Surabaya tersebut.
"Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.
38 Orang Lainnya Dinyatakan Negatif
Sementara itu, 38 orang lainnya yang dinyatakan negatif telah dipulangkan ke daerah asal menggunakan fasilitas bus dari BPBD Kota Surabaya.
"Penanganan akan kami lakukan sesuai prosedur, baik dari sisi hukum maupun aspek rehabilitasi bagi yang memenuhi kriteria," tegasnya.
Meski dimikian, dia menegaskan pihaknya tetap fokus pada perkara utama, yakni dugaan pengeroyokan dan perusakan yang terjadi di area wisata tersebut. Saat ini, tim penyidik masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.
Ia menambahkan, Polres Malang berkomitmen mengusut tuntas aksi penyerangan yang sempat memicu ketegangan di kawasan Pantai Wediawu tersebut. "Kami tetap mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut," tegasnya.