Warga Kota Padang Kembali Dilanda Banjir: 5 Kali Sebulan, Sebabkan Kerugian Besar
Mawar, seorang warga di Pasar Lalang Kuranji, mengungkapkan bahwa dalam sebulan terakhir, daerahnya telah mengalami banjir sebanyak lima kali.
Banjir kembali melanda beberapa daerah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat pagi, 2 Januari 2026. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya sejumlah sungai akibat hujan deras yang mengguyur sepanjang malam. Menurut pantauan Liputan6.com, banjir terjadi di beberapa kawasan yang sebelumnya juga mengalami bencana serupa sejak akhir November 2025, termasuk di Kuranji, Tabing Banda Gadang, Dadok Tunggul Hitam, dan Batu Busuk di Kecamatan Pauh.
Seorang warga dari Pasar Lalang Kuranji, Mawar, mengungkapkan bahwa daerahnya sudah dilanda banjir sebanyak lima kali dalam sebulan terakhir. "Iya tapi dua kali yang parah, termasuk kali ini paling parah rumah saya dihantam oleh air, barang-barang semuanya tidak ada lagi yang tersisa," katanya pada Jumat (2/1).
Pada siang hari di kawasan ini, warga juga memerlukan evakuasi karena banjir semakin tinggi dan deras, yang masuk ke dalam rumah-rumah mereka, sementara hujan masih terus mengguyur. Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa debit air di beberapa aliran sungai terlihat meningkat sejak malam sebelumnya.
"Iya naik ini airnya ada yang masuk ke rumah warga juga di Pasar Lalang Kuranji, tim sedang menuju ke lokasi untuk evakuasi," ujarnya.
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau melaporkan bahwa wilayah yang mengalami hujan deras mencakup Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam. Selain itu, daerah perkotaan yang terdampak juga meliputi Kota Padang dan Kota Pariaman.