Tua-Tua Keladi Tak Tahu Diri, Teganya Cabuli 3 Anak SD di Rumahnya
Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono mengatakan peristiwa itu terjadi di waktu yang berbeda.
Kakek berinisial AI (62) warga Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung, nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Peristiwa itu terjadi akibat warga murka setelah mengetahui pelaku menyetubuhi tiga bocah perempuan yang masih duduk di sekolah dasar.
Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono mengatakan peristiwa itu terjadi di waktu yang berbeda. Terhadap korban pertama peristiwa bejat itu terjadi pada Kamis 9 Oktober 2025 sekira pukul 09.00 WIB.
Terhadap korban kedua pada Jumat (10/10) sekita pukul 13.30 WIB dan terhadap korban ketiga terjadi pada Sabtu (11/10) sekira pukul 08.00 WIB.
"Untuk kejadiannya terhadap ketiga korban di dalam kamar rumah pelaku," jelas Ono, Kamis (23/10).
Ia mengungkapkan aksi bejat pelaku diketahui setelah korban mengalami sakit pada area kemaluan dan mengadukannya kepada orang tua masing-masing.
"Lalu dilakukan visum di RS Bhayangkara, dan hasil sementara dokter menjelaskan tiga anak mengalami luka pada kelamin yang kemudian dilakukan pemeriksaan pelapor dan tiga korban anak sebagaimana keterangan anak," ungkap Ono.
Ono menyebutkan modus yang dilakukan pelaku dengan memanggil korban saat tengah bermain sendirian di teras rumah. Pelaku kemudian menyuruh korban masuk ke dalam kamar dan meminta untuk tiduran di Kasur.
"Lalu tersangka melakukan perbuatan bejat dengan mengancam akan memukul korban," terang Ono.
Ono mengatakan pula setelah melakukan aksi tersebut, korban diberi uang Rp 1.000 dan langsung dibelikan roti di warung yang jaraknya tak jauh dari kediaman tersangka.
"Saat ini tersangka sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.