LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Terungkap Suami Bunuh Istri, Ciptakan Skenario Perampokan

Setelah membunuh istrinya, Wadison sempat berupaya mengakhiri hidup dengan membekap wajah sendiri menggunakan kantong plastik.

Rabu, 04 Jun 2025 13:42:00
pembunuhan
Terungkap Suami Bunuh Istri, Ciptakan Skenario Perampokan (merdeka.com)
Advertisement

Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus kematian tragis seorang ibu rumah tangga (IRT), Petry Sihombing (35), yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di rumahnya di Perumahan Puri Anggrek, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (1/6).

Awalnya, kasus ini diduga sebagai aksi perampokan brutal. Suami korban, Wadison Pasaribu (37), saat itu ditemukan dalam kondisi pingsan, terikat dalam karung. Ia mengaku dipukul oleh pelaku yang masuk ke rumah dan kemudian tidak sadarkan diri.

“Dari pintu belakang kami cek TKP ada rusak didobrak, terlihat dari engsel pintu yang rusak,” ujar Kapolresta Serang Kombes Pol Yudha Satria, Minggu (1/6).

Namun, hasil penyelidikan lebih mendalam mengungkap fakta berbeda: Wadison sendiri adalah pelaku pembunuhan istrinya.

Advertisement

Motif Pembunuhan

Kepada keluarga dan polisi, Wadison akhirnya mengakui bahwa ia membunuh Petry dengan cara mencekik menggunakan kelambu. Aksi itu dipicu oleh konflik rumah tangga yang sudah lama berlangsung, terutama soal dugaan perselingkuhan.

“Dia kesal karena korban marah setelah mendapati percakapan dia dengan wanita lain di HP-nya,” ungkap kuasa hukum keluarga korban, Toni Lembas Pasaribu, Rabu (4/6).

Advertisement

Setelah membunuh istrinya, Wadison sempat berupaya mengakhiri hidup dengan membekap wajah sendiri menggunakan kantong plastik dan masuk ke dalam karung. Ia bahkan membenturkan kepala ke tembok, namun tetap gagal.

Akhirnya, ia memilih menciptakan alibi dengan membuat seolah-olah rumah mereka dirampok. Ia membuang perhiasan istrinya untuk memperkuat skenario.

“Dia sendiri yang masuk ke karung berusaha bunuh diri karena kepala dia ditutup kresek supaya mati sesak napas sekaligus menciptakan alibi kena rampok,” kata kuasa hukum keluarga korban Toni Lembas Pasaribu , Rabu (4/6).

Pengakuan Terbongkar Setelah Pemakaman

Meski awalnya tetap bersikeras mengaku sebagai korban perampokan saat diperiksa polisi, pengakuan Wadison mulai goyah. Keluarga yang curiga kemudian membujuknya bercerita jujur setelah pemakaman.

“Kami tanya kenapa tidak langsung mengaku, kata dia: ‘Saya masih ingin satu malam lagi tidur dengan anakku dan melihat anakku,’ begitu katanya,” ungkap Toni.

Advertisement

Akhirnya, pada Selasa (3/6) malam, keluarga mengantar Wadison untuk menyerahkan diri ke Mapolresta Serang Kota.

Berita Terbaru
  • Pemkab Barito Utara Perkuat Optimalisasi Energi Baru Terbarukan untuk Pembangunan Berkelanjutan
  • Kasatgas PRR: Hunian Sementara Pascabencana Kembalikan Senyum Penyintas di Bener Meriah
  • Satgas PRR Percepat Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
  • BI Jatim Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Melonjak Jelang Idul Fitri 1447 H
  • Damkar Semarang Laporkan Pelaku Prank Kebakaran ke Polisi, Tegas Ambil Jalur Hukum
  • berita kontributor
  • pembunuhan
  • regional
Artikel ini ditulis oleh
Editor Achmad Fikri Fakih Haq
D
Reporter Dwi Prasetya
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.