Singkawang Hibahkan Lahan, Pemkot dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Perbatasan Singkawang untuk Cegah Penyelundupan
Pemerintah Kota Singkawang dan Bea Cukai bersinergi memperketat pengawasan perbatasan Singkawang pasca hibah tanah untuk kantor baru, demi mencegah praktik ilegal dan dorong ekonomi sehat.
Pemerintah Kota Singkawang bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah memperkuat sinergi pengawasan arus barang. Langkah ini dilakukan di wilayah perbatasan dan pelabuhan Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang memiliki posisi strategis.
Peningkatan pengawasan ini bertujuan untuk menekan praktik ilegal dan mendorong iklim perdagangan yang lebih sehat. Upaya tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di daerah perbatasan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Singkawang secara resmi menghibahkan sebidang tanah. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan Kantor Bea dan Cukai yang baru di kota tersebut.
Dukungan Pemkot untuk Pengawasan Optimal
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan hibah tanah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat layanan Bea dan Cukai. Selain itu, langkah ini juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan agar lebih teratur.
“Dengan adanya kantor Bea dan Cukai di Singkawang, pengawasan terhadap keluar masuknya barang dapat lebih optimal, sehingga mampu mencegah praktik ilegal sekaligus mendorong iklim perdagangan yang sehat,” ujar Tjhai Chui Mie.
Keberadaan kantor ini juga penting untuk memperkuat pengendalian lalu lintas barang di pelabuhan. Singkawang memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan di Kalimantan Barat.
Memperkuat Layanan Publik dan Perdagangan
Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan publik secara signifikan. Kantor Bea dan Cukai yang representatif akan memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha.
Pelaku usaha dapat mengurus berbagai keperluan administrasi dengan lebih efisien. Ini termasuk proses ekspor-impor dan distribusi barang lainnya yang menjadi bagian dari pengawasan perbatasan Singkawang.
Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. “Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal ini sangat penting. Kami ingin agar setiap aktivitas perdagangan di Singkawang berlangsung secara tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” kata Wali Kota.
Menekan Penyelundupan dan Tingkatkan Penerimaan Negara
Pembangunan Kantor Bea dan Cukai di Singkawang dipandang strategis untuk memperkuat pengawasan jalur perdagangan. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga pengawasan perbatasan Singkawang sangat krusial.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, potensi kerugian negara akibat penyelundupan dapat ditekan secara signifikan. Hal ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan yang sangat penting bagi pembangunan.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Singkawang untuk terus membangun kota yang berdaya saing sekaligus menjaga keamanan wilayah perbatasan dari aktivitas perdagangan ilegal,” ujarnya, menegaskan fokus pada pengawasan perbatasan Singkawang.
Sumber: AntaraNews