Relawan Tangerang Bangun Rumah Permanen untuk Korban Banjir Longsor di Sumbar
Relawan gabungan Kota Tangerang berhasil membangun satu unit rumah permanen bagi warga terdampak banjir dan longsor di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menunjukkan solidaritas kemanusiaan yang kuat.
Tangerang, 27 Desember 2025 – Solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kota Tangerang. Relawan gabungan dari Kota Tangerang, Provinsi Banten, sukses mendirikan satu unit rumah tetap bagi warga yang menjadi korban banjir dan longsor di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Pembangunan ini menjadi angin segar bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam tersebut.
Inisiatif mulia ini didanai sepenuhnya oleh bantuan yang dihimpun dari masyarakat Kota Tangerang, menunjukkan kepedulian yang mendalam. Wakil Ketua Baznas Kota Tangerang, Subron Jamili, menyatakan rasa syukurnya atas terealisasinya pembangunan rumah ini. Rumah permanen ini diharapkan dapat menjadi tempat berteduh yang aman dan nyaman bagi keluarga terdampak.
Selain pembangunan rumah, tim relawan juga menyalurkan bantuan kepada 30 kepala keluarga lainnya di wilayah terdampak. Bantuan tersebut berupa kebutuhan dasar seperti selimut, handuk, sarung, perlengkapan mandi, dan perlengkapan dapur, dengan nilai masing-masing Rp1 juta. Langkah ini melengkapi upaya pemerintah daerah dalam menyediakan hunian sementara.
Solidaritas Warga Tangerang untuk Korban Bencana Sumbar
Pembangunan satu unit rumah permanen di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, merupakan wujud nyata kepedulian Relawan Tangerang terhadap sesama. Anggaran sebesar Rp25 juta dialokasikan untuk proyek ini, yang dikerjakan secara gotong royong oleh para relawan dan warga setempat. Upaya kolaboratif ini mempercepat proses pemulihan bagi korban bencana.
Wakil Ketua Baznas Kota Tangerang, Subron Jamili, menegaskan komitmen mereka. “Alhamdulillah, kita sudah realisasikan satu unit rumah tetap untuk warga terdampak banjir dan longsor,” ujarnya, menyoroti keberhasilan program ini.
Tidak hanya fokus pada pembangunan rumah, Relawan Tangerang juga memberikan dukungan material kepada keluarga lain yang membutuhkan. Sebanyak 30 kepala keluarga menerima bantuan senilai Rp1 juta per keluarga, mencakup kebutuhan esensial sehari-hari. Bantuan ini melengkapi program hunian sementara yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Misi Kemanusiaan Tim Gabungan Kota Tangerang
Misi kemanusiaan ini melibatkan 59 personel tim bantuan penanganan bencana dari Kota Tangerang. Tim gabungan ini terdiri dari personel Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan relawan Lintas Komunitas Kota Tangerang, menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa tim diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan 12 kendaraan roda empat. Perjalanan panjang ini menunjukkan dedikasi tinggi para relawan. Mereka membawa harapan dan bantuan bagi warga yang sedang berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.
Tim ini akan bertugas selama 14 hari, dimulai sejak 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utama misi adalah penanganan kebencanaan, penyaluran bantuan logistik, serta distribusi bantuan tunai. Dana dan logistik ini dihimpun dari Pemkot Tangerang dan sumbangan masyarakat Kota Tangerang, memperkuat jaring pengaman sosial bagi korban bencana.
Sumber: AntaraNews