LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rapat dengan Jokowi, Sutiyoso beberkan kelemahan BIN atasi terorisme

BIN memiliki banyak informasi soal terorisme. Tetapi, BIN tidak mampu melakukan penangkapan atau pun pencegahan.

2016-01-21 15:40:40
Terorisme
Advertisement

Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Sutiyoso enggan dibilang bila pihaknya gagal atau kecolongan soal aksi terorisme di Sarinah, Thamrin, Jakarta. Bang Yos atau biasa disapa itu menegaskan, BIN sebetulnya sudah melakukan pendeteksian terhadap aksi-aksi terorisme.

"Sudah bisa mendeteksi, memang ada kelemahan hukum yang kita tidak bisa menindaklanjuti, ini yang mau kita luruskan ini," kata Bang Yos di Istana, Jakarta, Kamis (21/1).

Bang Yos menambahkan, BIN memiliki banyak informasi soal terorisme. Tetapi, kata dia, BIN tidak mampu melakukan penangkapan atau pun pencegahan lantaran terganjal belum adanya payung hukum.

Oleh karena itu, dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi soal pencegahan terorisme yang digelar hari ini, BIN akan menyampaikan kelemahan-kelemahannya. Yang mana BIN sudah mendapatkan informasi soal terorisme tetapi tidak dapat melakukan pencegahan atau penangkapan.

"Ini didiskusikan, mungkin berbeda-beda, kita mempersatukan itu kan, BIN hambatannya kayak apa, kepolisian kayak apa, nanti kan bisa dirumuskan lagi, nanti setelah rapat," jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah mewacanakan melakukan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Kepala BIN Sutiyoso mengusulkan agar pihaknya diberi tambahan kewenangan untuk melakukan penangkapan. Tetapi, usulan Sutiyoso ini banyak menuai kritik dari sejumlah kalangan.

Baca juga:
Kontroversi BIN minta wewenang tangkap dan tahan teroris
Pro kontra revisi UU Teroris dan kewenangan BIN menangkap teroris
Revisi UU Terorisme, Wapres JK janji segera bahas usulan Bang Yos
PPATK cium dana asing, Ruhut dukung revisi UU Terorisme
Politisi PKS: Revisi UU atau Perppu Teroris belum mendesak
'Revisi UU Terorisme jangan buat orang kumpul diciduk seperti dulu'

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.