Program Kota Serang Mengaji Efektif Tekan Buta Aksara Al Quran di Kalangan Pelajar SMP
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang melaporkan Program Kota Serang Mengaji berhasil menekan angka buta aksara Al Quran di kalangan siswa SMP, menunjukkan efektivitasnya dalam membentuk generasi Qurani.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Banten, menyatakan Program Kota Serang Mengaji sangat efektif. Program ini bertujuan menekan angka buta aksara Al Quran di kalangan pelajar, khususnya siswa kelas 9 sekolah menengah pertama (SMP). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi generasi muda.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan bahwa target utama program ini adalah memastikan siswa tingkat akhir SMP memiliki kemampuan membaca Al Quran sebelum mereka lulus. Komitmen ini selaras dengan visi Kota Serang untuk menciptakan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Program yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Serang ini telah menunjukkan hasil positif yang signifikan. Melalui berbagai skema pembelajaran, jumlah siswa yang belum bisa mengaji berhasil ditekan secara substansial.
Penurunan Signifikan Angka Buta Aksara Al Quran
Program Kota Serang Mengaji telah mencatat penurunan yang signifikan dalam jumlah siswa yang buta aksara Al Quran. Pada 5 September 2025, tercatat ada 1.600 siswa kelas 9 yang belum bisa mengaji di Kota Serang. Angka ini menjadi dasar evaluasi untuk mengukur keberhasilan program.
Setelah evaluasi intensif, jumlah tersebut berhasil turun menjadi 860 siswa hingga saat ini. Penurunan lebih dari 40% ini menunjukkan efektivitas metode pengajaran yang diterapkan dalam program tersebut. Ahmad Nuri, Kepala Dindikbud Kota Serang, menyoroti keberhasilan ini sebagai langkah maju dalam literasi Al Quran.
Keberhasilan ini menjadi indikator positif bagi upaya Pemerintah Kota Serang dalam meningkatkan literasi Al Quran di kalangan generasi muda. Dindikbud terus berkomitmen untuk mencapai target nol buta aksara Al Quran di jenjang SMP.
Skema Pembelajaran Inovatif Program Kota Serang Mengaji
Pemerintah Kota Serang menerapkan dua skema utama dalam pengentasan buta aksara Al Quran melalui Program Kota Serang Mengaji. Skema pertama adalah Sekolah Mengaji yang dilaksanakan di satuan pendidikan di bawah naungan Dindikbud. Skema ini memastikan pembelajaran Al Quran terintegrasi dalam kegiatan sekolah.
Skema kedua, Maghrib Mengaji, dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Serang. Kedua skema ini saling melengkapi untuk memberikan akses pembelajaran yang luas dan fleksibel bagi siswa dan masyarakat.
Selain metode tatap muka konvensional, program ini juga mulai mengintegrasikan sistem digital. Dindikbud bekerja sama dengan Badan Wakaf Al-Quran (BWA) menyediakan aplikasi yang berisi tutorial dan program pembelajaran. Aplikasi ini mempermudah belajar membaca Al Quran secara mandiri dan fleksibel.
Aplikasi digital tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kota Serang, menyediakan sumber daya belajar yang komprehensif. Inovasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak peserta dan mempercepat proses pembelajaran Al Quran.
Rencana Pengembangan dan Validasi Tenaga Pengajar
Sebagai bentuk pengukuhan salah satu dari 13 program prioritas Wali Kota Serang, Dindikbud berencana menggelar peluncuran resmi Program Kota Serang Mengaji dalam waktu dekat. Acara ini akan diselenggarakan di kawasan Royal Baru dan melibatkan sekitar 6.000 peserta. Peserta terdiri atas siswa SMP, MTs/Aliyah dari Kementerian Agama, serta pondok pesantren.
Terkait tenaga pengajar, Dindikbud sedang melakukan validasi dan akurasi data jumlah guru ngaji di setiap kelurahan. Validasi ini penting sebagai rujukan data yang akurat, bukan data global, untuk perencanaan program ke depan.
Data validasi tersebut akan diintegrasikan dengan Kementerian Agama pada tahun 2026 untuk menghindari tumpang tindih informasi. Proses ini juga berkaitan erat dengan formulasi insentif guru ngaji yang sedang dirancang untuk tahun 2027.
Sumber: AntaraNews