Prabowo: Ada yang Mau Memisahkan Saya sama Pak Jokowi, Lucu Juga untuk Bahan Ketawa
Presiden Prabowo Subianto mengungkap, ada pihak yang ingin memisahkan dirinya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Prabowo Subianto mengungkap, ada pihak yang ingin memisahkan dirinya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menyikapi ini, Prabowo menanggap hal ini sebagai bahan bercandaan saja.
"Ada yang sekarang mau misah-misahkan saya sama Pak Jokowi. Lucu juga untuk bahan ketawa boleh," kata Prabowo di Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2).
Prabowo meminta bangsa tidak ikut-ikutan memecah belah. Menurutnya, ini adalah cara dari pihak-pihak yang tidak menyukai Indonesia.
"Kita jangan ikut. Pecah belah pecah belah itu adalah kegiatan mereka-mereka yang tidak suka sama Indonesia," ujar Prabowo.
Prabowo menilai, taktik politik pecah belah, adu domba, atau divide et impera sudah terjadi sejak lama. Dia meminta hal ini tidak dihiraukan.
"Dari ratusan tahun devide et impera itu adalah taktik strategi untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia, enggak usah dihiraukan," pungkasnya.
Jokowi Guru Politik Prabowo
Prabowo mengakui dirinya belajar tentang politik dari Jokowi. Dia meminta semua pihak menghormati para pemimpin bangsa, meskipun tak lagi berkuasa.
"Jadi memang kalau politik ya saya belajar dari Pak Jokowi. Enggal usah malu-malu lah. Kadang-kadang orang sudah nggak berkuasa mau dikuyuk-kuyu mau dijelek-jelekin, jangan. Kita hormati semua, hormati semua," tutur Prabowo.