Polres Tala Tegaskan Rekrutmen Polri Bersih Transparan, Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
Polres Tanah Laut berkomitmen penuh mewujudkan Rekrutmen Polri Bersih Transparan untuk Tahun Anggaran 2026, memastikan proses seleksi bebas kecurangan dan intervensi.
Polres Tanah Laut (Tala), Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), menegaskan komitmennya untuk mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan. Penegasan ini disampaikan dalam acara penandatanganan pakta integritas untuk Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Pelaihari.
Kegiatan penting ini menjadi penekanan utama guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, secara tegas menyatakan bahwa proses ini harus bebas dari praktik kecurangan dan intervensi.
Penandatanganan pakta integritas tersebut diikuti oleh panitia, peserta seleksi, serta perwakilan orang tua, menunjukkan transparansi dan pengawasan bersama dalam proses rekrutmen. Langkah ini diambil untuk menciptakan generasi Bhayangkara yang profesional dan berintegritas tinggi.
Penandatanganan Pakta Integritas dan Proses Seleksi Profesional
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan secara profesional dan terbuka tanpa intervensi dari pihak manapun. Hal ini penting demi menjaga kredibilitas institusi Polri.
Seleksi ini tidak dipungut biaya alias gratis, sehingga masyarakat diminta tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Apabila ada indikasi pelanggaran, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan agar dapat ditindaklanjuti.
Penandatanganan pakta integritas ini diawali secara daring melalui zoom meeting yang dipimpin oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Kemudian, kegiatan dilanjutkan di tingkat Polres Tanah Laut dengan melibatkan semua pihak terkait sebagai bentuk pengawasan.
Tercatat sebanyak 113 orang mendaftar dalam seleksi ini, dan 101 di antaranya dinyatakan memenuhi syarat administrasi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi dari calon anggota Polri di wilayah tersebut.
Fokus pada Kemampuan Diri dan Pengawasan Bersama
Kapolres Ricky Boy Siallagan mengingatkan para peserta agar tetap fokus pada kemampuan diri dalam menjalani setiap tahapan seleksi. Ia menganalogikan seperti memanah, di mana fokus pada medali akan membuat sasaran kabur, sehingga penting untuk menjalani proses dengan kemampuan terbaik.
Selain itu, pengawasan internal dan keterlibatan masyarakat diharapkan mampu menjaga integritas proses seleksi agar tetap objektif dan adil. Ini adalah upaya kolektif untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Perwakilan orang tua peserta turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seleksi yang terbuka dan bebas pungutan ini. Mereka berharap proses ini benar-benar adil sehingga anak-anak bisa bersaing secara sehat tanpa adanya diskriminasi.
Dengan komitmen bersama ini, Polres Tanah Laut optimistis bahwa proses penerimaan anggota Polri Tahun 2026 akan melahirkan generasi Bhayangkara yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Sumber: AntaraNews