Polisi Pastikan Tawuran Manggarai Kondusif Setelah Dua Hari Beruntun Terjadi
Kepolisian berhasil mengamankan situasi pasca-tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan, yang melibatkan dua kelompok warga, memastikan kondisi kembali kondusif setelah insiden Tawuran Manggarai.
Aksi tawuran kembali pecah di wilayah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat sore, 2 Januari 2026. Insiden ini melibatkan warga dari Gang Tuyul RW 04 dan RW 012 yang saling serang di area Terowongan Manggarai, Jalan Dr. Soepomo.
Peristiwa ini merupakan kali kedua dalam dua hari berturut-turut di awal tahun baru, setelah kejadian serupa pada Kamis malam. Kepolisian Sektor Tebet bergerak cepat untuk membubarkan massa dan mengamankan lokasi kejadian.
Berkat respons sigap aparat, situasi di lokasi kejadian berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa akibat insiden saling lempar batu dan petasan ini.
Kronologi Insiden di Manggarai dan Respons Cepat Aparat
Insiden di Terowongan Manggarai, Jalan Dr. Soepomo, Jakarta Selatan, dimulai sekitar pukul 15.00 WIB pada Jumat, 2 Januari 2026. Menurut keterangan Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan, aksi ini diawali dengan suara petasan yang memicu kemunculan sekitar 20 orang warga dari RW 04 dan RW 012.
Kedua kelompok warga tersebut kemudian terlibat saling serang menggunakan batu dan petasan. Situasi sempat memanas, namun kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengintervensi.
Kompol Iwan Gunawan menyatakan, "Tidak lama kami dapat mendorong mundur kedua belah pihak dan mengimbau warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing." Upaya pembubaran massa berlangsung efektif, dengan kejadian ini berhenti total pada pukul 16.10 WIB dan warga membubarkan diri dari lokasi.
Kondisi Terkini dan Upaya Patroli Berkelanjutan
Pasca-pembubaran, Kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan aman. "Tawuran dapat dibubarkan situasi aman dan kondusif," ujar Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan.
Meskipun demikian, aparat kepolisian tidak mengendurkan pengawasan. Patroli jalan kaki secara intensif masih terus dilakukan dari gang ke gang di wilayah RW 04 dan RW 012 Manggarai. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi terjadinya aksi susulan dan memastikan keamanan warga.
Hingga laporan ini disusun, tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa yang dilaporkan dari insiden tersebut. Kondisi ini menjadi fokus utama kepolisian dalam menjaga ketertiban umum di awal tahun.
Insiden Berulang di Awal Tahun Baru
Aksi ini menjadi perhatian karena merupakan insiden kedua yang terjadi di Manggarai dalam kurun waktu dua hari di tahun baru 2026. Sebelumnya, kejadian serupa juga sempat pecah pada Kamis, 1 Januari 2026, malam sekitar pukul 18.10 WIB.
Frekuensi kejadian ini menunjukkan adanya potensi konflik yang perlu diantisipasi lebih lanjut oleh pihak berwenang dan masyarakat setempat. Upaya mediasi dan pendekatan komunitas mungkin diperlukan untuk mengatasi akar permasalahan yang memicu konflik di Manggarai ini.
Pihak kepolisian terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di area-area yang rawan konflik seperti Manggarai. Koordinasi dengan tokoh masyarakat juga diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan antarwarga.
Sumber: AntaraNews