Polisi Geledah Rumah Pengusaha Diana, Temukan Ijazah Eks Karyawan di Brankas
Farman menjelaskan, penyidik masih mendalami keberadaan dokumen lain yang diduga ditahan oleh terlapor.
Tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur menggeledah rumah milik pengusaha Jan Hwa Diana dan gudang CV Sentoso Seal dalam rangka penyidikan kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan penghilangan barang.
Dalam penggeledahan yang berlangsung selama hampir enam jam, polisi menemukan satu dokumen penting milik pelapor.
"Kami menemukan satu ijazah dari pelapor di dalam brankas di dalam gudang CV Sentoso Seal," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Farman, Jumat (16/5).
Farman menjelaskan, penyidik masih mendalami keberadaan dokumen lain yang diduga ditahan oleh terlapor.
"Ini masih tahap pemeriksaan lebih lanjut dari terlapor," tambahnya.
Tim penyidik juga tengah mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami perkara ini.
"Kami akan lakukan proses secara profesional untuk mengumpulkan alat bukti lainnya," tegas Farman.
20 Saksi Sudah Diperiksa
Dalam perkembangan penyidikan, sebanyak 20 saksi telah dimintai keterangan, termasuk mantan dan karyawan aktif CV Sentoso Seal, serta tiga terlapor yakni Jan Hwa Diana, Handy Soenaryo, dan Veronica.
"Kami pasti akan memeriksa beberapa saksi lagi usai temuan barang bukti usai penggeledahan semalam," jelas Farman.
Sebelumnya, polisi sempat mengalami kendala saat hendak menggeledah gudang CV Sentoso Seal di kawasan Pergudangan Margomulyo karena segel gembok terkunci.
Setelah memeriksa rumah Diana, polisi akhirnya bisa mengambil kunci gudang dan membuka paksa sekitar pukul 18.50 WIB.
Penggeledahan berlangsung hingga pukul 00.30 WIB, dan satu ijazah milik pelapor ditemukan tersimpan dalam brankas.
Jan Hwa Diana sempat viral di media sosial karena berseteru dengan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, setelah diduga menahan ijazah karyawan. Perseteruan itu bahkan sempat berujung pada pelaporan balik terhadap Armuji, meski kemudian kasus tersebut berakhir damai.
Saat ini, Jan Hwa Diana dan suaminya telah ditahan dalam kasus berbeda oleh Polrestabes Surabaya, yakni terkait perusakan mobil milik seorang kontraktor.