Polda Sulut Jaring 574 Pelanggar Lalu Lintas dalam Operasi Zebra Samrat
Polda Sulawesi Utara berhasil menjaring 574 pelanggar lalu lintas selama Operasi Zebra Samrat yang berlangsung 17-19 November 2025, menegaskan pentingnya disiplin berkendara.
Manado, Sulawesi Utara – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) telah menindak ratusan pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2025. Terhitung sejak 17 hingga 19 November 2025, operasi ini berhasil menjaring sebanyak 574 pelanggar di berbagai wilayah di Sulut.
Penindakan ini merupakan bagian dari upaya Polda Sulut untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, Kabid Humas Polda Sulut, menyampaikan rincian hasil operasi tersebut kepada awak media di Manado pada Jumat.
Dari total pelanggaran yang tercatat, sebagian besar mendapatkan teguran, sementara sisanya dikenai sanksi tilang. Operasi Zebra Samrat ini mengedepankan kombinasi penindakan dan edukasi untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Dominasi Pelanggaran Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat
Pelanggaran yang ditemukan selama Operasi Zebra Samrat menunjukkan pola yang cukup konsisten, terutama pada kendaraan roda dua. Banyak pengendara sepeda motor yang masih abai terhadap keselamatan dasar saat berkendara di jalan raya.
Untuk kendaraan roda dua, pelanggaran yang paling sering ditemui adalah tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, dan berboncengan lebih dari satu orang. Ketiga jenis pelanggaran ini secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan dan cedera serius bagi pengendara.
Sementara itu, pelanggaran pada kendaraan roda empat juga tidak kalah menonjol dan menjadi perhatian khusus petugas. Pengendara mobil sering kedapatan melanggar aturan keselamatan yang telah ditetapkan.
Dominasi pelanggaran pada kendaraan roda empat meliputi tidak menggunakan tali pengaman, pengendara di bawah umur, serta penggunaan telepon genggam saat berkendara. Semua pelanggaran ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Pendekatan Edukasi dan Pembinaan dalam Operasi Zebra Samrat
Selain melakukan penindakan tegas, Operasi Zebra Samrat juga sangat menekankan aspek edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Personel kepolisian aktif memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas.
Edukasi ini dilakukan melalui berbagai metode dan sasaran yang beragam. Petugas menyambangi komunitas pengendara roda dua dan roda empat untuk berdialog langsung mengenai pentingnya kepatuhan aturan.
Tidak hanya itu, sosialisasi juga gencar dilakukan di lingkungan sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar. Imbauan melalui media massa juga terus digencarkan guna menjangkau khalayak yang lebih luas.
Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan berharap, dengan adanya Operasi Zebra Samrat ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat meningkat. Ia mengimbau agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan demi mencegah kecelakaan.
Sumber: AntaraNews