Penyebab Gempa Cimahi Ternyata Bukan Akibat Sesar Lembang, Ini Temuan Terbaru BMKG
Aktivitas gempa yang dipicu aktivitas Sesar Lembang apabila titik gempanya berjarak sekitar 1 kilometer dan 2 kilometer. Sementara dengan Cimahi kemarin 7 km.
Gempa bumi magnitudo 2,7 menggunang kawasan Kota Cimahi pada Minggu (29/6) pagi kemarin. Ternyata gempa tersebut bukan disebabkan aktivitas sesar Lembang. Mengingat, titik gempa bumi sesar lembang memiliki jarak yang cukup jauh yakni 7 kilometer.
"Bukan masuk dari aktivitas gempa dari Sesar Lembang, tetapi lokasinya dia lebih ke Utara dari Sesar Lembang. Kurang lebih dengan jarak sekitar 7 kilometer di sebelah utara dari Sesar Lembang," ucap Ketua Tim Bidang Data dan Pelayanan dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Virga Librian, Senin (30/6).
Menurutnya, aktivitas gempa yang dipicu aktivitas Sesar Lembang apabila titik gempanya berjarak sekitar 1 kilometer dan 2 kilometer. Sedangkan kemarin gempa Cimahi kemarin, masih relatif jauh.
"Kita bisa menyatakan itu memang diakibatkan oleh Sesar Lembang apabila memang jaraknya itu dekat dari sumbernya," kata dia.
Lalu Apa Pemicu Gempa Cimahi?
BMKG belum dapat memastikan pemicu gempa magnitudo 2,7 di Cimahi, Jawa Barat. Pihaknya menduga gempa bumi terjadi karena aktivitas vulkanik atau karena sesar lokal di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, sebelah Timur.
Jika melihat jenisnya, gempa bumi kemarin disebabkan aktivitas seismik, bukan vulkanik.
"Adanya aktivitas seismik sebenarnya itu dia menunjukkan memang di suatu daerah itu memang ada sumber gempa. Tetapi ya itu dia kita masih belum mengetahui sesar apa yang ada di sana," kata dia.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengecek informasi terupdate. Sehingga tidak termakan hoaks. Namun demikian, masyarakat harus siap siaga terhadap potensi bencana gempa bumi.
"Apabila memang merasakan gempa yang cukup kuat, kita berlindung di struktur bangunan yang kuat atau di bawah meja. Tetapi apabila memungkinkan kita untuk keluar, sebisa mungkin kita keluar," kata dia.
Sebelumnya, Stasiun Geofisika Kelas I Bandung mengungkapkan gempa Cimahi dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 08.49 WIB dengan episenter berada di darat, sekitar 14 kilometer timur laut Kota Cimahi, pada kedalaman 6 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lembang,” kata Teguh dalam keterangan yang diterima di Bandung. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (29/6).