Pemkab Gowa Gencarkan Bedah Rumah untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sukses bedah seratusan rumah keluarga miskin ekstrem, wujudkan komitmen pengentasan kemiskinan melalui program Bedah Rumah Gowa.
Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menunjukkan komitmen serius dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Melalui program kolaboratif, ratusan rumah keluarga miskin ekstrem berhasil dibedah dalam setahun terakhir. Inisiatif ini bertujuan memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keberhasilan program ini merupakan buah kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. Bupati Gowa, Sitti Talenrang, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu program prioritas utama pemerintahannya. Bedah rumah menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga.
Langkah strategis ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program Bedah Rumah Gowa diharapkan dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman. Ini adalah bagian integral dari visi pembangunan daerah yang inklusif dan merata.
Kolaborasi Kuat untuk Rumah Layak Huni
Upaya bedah rumah di Kabupaten Gowa didorong oleh sinergi berbagai pihak, mencerminkan semangat gotong royong yang kuat. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah daerah, Baznas Gowa, pengembang, serta inisiatif orang tua asuh. Hasilnya, puluhan rumah telah diperbaiki, memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa dan Baznas Gowa, total perbaikan rumah mencapai angka signifikan. Sebanyak 62 unit rumah berasal dari kolaborasi pemerintah dengan pengembang, menunjukkan peran aktif sektor swasta. Ini adalah bukti nyata bahwa kemitraan dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan.
Selain itu, Baznas Gowa secara mandiri telah memperbaiki 35 unit rumah, dengan 2 unit lainnya sedang dalam proses. Inisiatif orang tua asuh juga berkontribusi besar dengan membedah 19 unit rumah, sementara Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mencakup 195 unit dari data aspirasi dan 137 unit dari data Kemensos. Angka-angka ini menunjukkan skala program yang luas dan dampak positifnya.
Bupati Sitti Husniah Talenrang menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari Gowa Sejahtera, yang berfokus pada perbaikan rumah. Program ini bertujuan menghadirkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat Kabupaten Gowa yang membutuhkan. Diharapkan dukungan terus mengalir dari berbagai kalangan untuk kelanjutan inisiatif ini.
Program Gowa Sejahtera dan Sumber Pendanaan Inovatif
Program Gowa Sejahtera menjadi payung utama bagi inisiatif bedah rumah di Kabupaten Gowa, menunjukkan pendekatan holistik pemerintah daerah. Salah satu sub-program utamanya adalah perbaikan rumah, yang dirancang untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem secara langsung. Program ini menjadi bukti komitmen Pemkab Gowa terhadap kesejahteraan warganya.
Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin, menjelaskan bahwa sumber pendanaan bedah rumah berasal dari kolaborasi berbagai pihak. Baznas Kabupaten Gowa berperan sebagai pilar utama pendanaan, mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari ASN Pemkab Gowa. Dana ini disalurkan melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Pemerintah Gowa juga aktif menggandeng pihak ketiga atau sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Para pengembang di wilayah Gowa diarahkan untuk menyalurkan tanggung jawab sosial mereka dalam bentuk material bangunan atau pembiayaan penuh untuk bedah rumah. Keterlibatan swasta ini sangat krusial dalam memperluas jangkauan program.
Selain itu, kontribusi pribadi dari orang tua asuh, yang terdiri dari pimpinan SKPD, pejabat, atau ASN, turut memperkuat pendanaan. Mereka secara sukarela menjadi orang tua asuh bagi keluarga miskin ekstrem, memberikan bantuan langsung untuk perbaikan rumah. Model pendanaan yang beragam ini menunjukkan inovasi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Gowa.
Sumber: AntaraNews