Operasi Wirawaspada 2026 Amankan 346 WNA, Imigrasi: Paling Banyak dari China
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, mereka yang diamankan paling banyak di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi telah mengamankan 346 Warga Negara Asing (WNA) dalam Operasi Wirawaspada 2026, mulai 7-11 April 2026. Dari jumlah tersebut, paling banyak atau 183 orang di antaranya merupakan WN Republik Rakyat Tiongkok atau China.
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, mereka yang diamankan paling banyak di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Kemudian, terkait besarnya jumlah yang diamankan karena memang paling banyak yang menjadi pekerja di Indonesia.
"Jadi memang kalau kita lihat, kenapa warga negara Tiongkok lebih banyak? Karena memang tingkatannya, negara pekerja asingnya lebih besar. Jadi potensi untuk melakukan pelanggaran mungkin lebih besar dibanding warga negara yang lain," kata Hendarsam dalam konferensi pers di Gedung Ditjen Imigrasi, Jakarta, Senin (13/4).
"Yang kedua tadi, daerah mana saja yang banyak itu di daerah. Bekasi, Jawa Barat," sambungnya.
Kemudian, terkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada mereka yang terjaring razia bervariasi. Mulai administrasi keimigrasian seperti deportasi dan batas izin tinggal serta lain sebagainya.
"Nanti kita klasifikasikan saja, karena kan masih periksa," ujarnya.
Bekerja di Industri
Sementara itu, Kasubdit Pengawasan Keimigrasian, Arief Eka Riyanto menjelaskan, alasan WN yang paling banyak diamankan di Bekasi karena mereka bekerja di tempat industri.
"Banyak sebuah tenaga kerja asing di sektor-sektor industri, baik itu industri pabrik dan industri lainnya. Nah kami hanya menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang ada di sana," ujar Arief.
"Sehingga kami dapat menemukan beberapa jenis pelanggaran yang ada di sana, sehingga kita bisa menegakkan keimigrasian. Tidak hanya di Bekasi, tapi juga di daerah-daerah lain," pungkasnya.