Novak Djokovic Pede Hadapi French Open 2026, Fisik Prima Siap Tempur
Novak Djokovic menyatakan kesiapan fisiknya untuk French Open 2026, meskipun sempat absen karena cedera. Petenis Serbia ini optimistis menghadapi turnamen Grand Slam keempatnya tahun ini.
Petenis tunggal putra nomor satu dunia, Novak Djokovic, menunjukkan kepercayaan diri tinggi menjelang French Open 2026. Ia menegaskan bahwa kondisi fisiknya sudah prima dan siap untuk bersaing di turnamen bergengsi tersebut. Pada babak pertama, Djokovic dijadwalkan akan menghadapi favorit tuan rumah, Giovanni Mpetshi Perricard, dalam pertandingan yang dinanti-nantikan.
Djokovic mengungkapkan bahwa ia telah menginvestasikan banyak waktu untuk menyempurnakan permainan serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Persiapan ini khusus ditujukan untuk menghadapi pertandingan lima set terbaik, yang menjadi ciri khas turnamen Grand Slam. "Sudah banyak waktu saya habiskan untuk menyempurnakan permainan dan kondisi fisik saya, serta mempersiapkan diri secara fisik dan permainan untuk pertandingan lima set terbaik. Mari kita lihat," kata Djokovic dalam konferensi pers praturnamen, seperti dikutip ATP pada Sabtu.
Pria yang baru saja merayakan ulang tahun ke-39 ini memiliki prioritas jelas dalam kariernya, yaitu turnamen Grand Slam. Ia optimistis menghadapi French Open, yang merupakan turnamen keempatnya tahun ini, dengan catatan menang/kalah 7-3 musim ini. "Grand Slam selalu menjadi prioritas saya, terutama dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya, menunjukkan fokusnya pada ajang-ajang besar.
Persiapan Intensif dan Tantangan Cedera
Novak Djokovic telah menjalani persiapan intensif untuk French Open 2026, meskipun perjalanannya tidak selalu mulus. Sebelum turnamen ini, ia sempat absen lebih dari enam pekan setelah BNP Paribas Open di Indian Wells pada Maret lalu karena cedera. Absennya Djokovic menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan fisiknya, namun ia kembali beraksi awal bulan ini di Roma.
Dalam turnamen di Roma, Djokovic mengalami kekalahan tiga set dari Dino Prizmic pada pertandingan pembukaannya. Meskipun demikian, petenis Serbia itu menyatakan bahwa ia ingin memainkan lebih banyak pertandingan sebelum Roland Garros. Ia merasa senang dengan waktu yang ia habiskan di lapangan Roma, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.
"Saya ingin bermain lebih banyak, tetapi tubuh saya tidak mengizinkan," ujar juara tur 101 kali itu. "Saya benar-benar ingin ke Roma untuk melihat bagaimana perasaan saya." Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia memprioritaskan kondisi fisiknya dan tidak ingin memaksakan diri.
Melihat ke Depan: Optimisme dan Penghargaan
Setelah tersingkirnya Djokovic dari Roma, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner kemudian berhasil mengangkat trofi. Sinner bergabung dengan Djokovic sebagai satu-satunya petenis putra yang menyelesaikan Career Golden Masters, sebuah pencapaian luar biasa dengan menjuarai seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000. Djokovic, yang telah menjuarai setiap turnamen Masters 1000 setidaknya dua kali, memberikan pujian atas pencapaian petenis Italia tersebut.
"Sebagai salah satu dari dua orang yang berhasil memenangkan Golden Masters dalam sejarah, saya tahu betapa menantangnya dan betapa sulitnya itu, jadi saya benar-benar mengucapkan selamat kepadanya atas hal itu, karena itu adalah pencapaian yang cukup besar, dan dia masih sangat muda," kata Djokovic. Ini menunjukkan sportivitas dan apresiasinya terhadap talenta muda yang berprestasi.
Djokovic hanya kalah dari Sinner atau petenis nomor dua dunia Carlos Alcaraz dalam empat turnamen Grand Slam terakhir. Meskipun menghadapi persaingan ketat dari generasi baru, ia tidak mengubah pendekatannya terhadap turnamen besar. "Apakah itu mengubah pendekatan saya terhadap turnamen ini, jujur saja saya rasa tidak terlalu signifikan, karena saya telah melewati masa-masa sulit dengan kondisi tubuh saya dalam enam hingga delapan bulan terakhir," jelas Djokovic, yang kalah dari Alcaraz pada final Australian Open Januari lalu. Ia tetap fokus pada persiapannya sendiri dan bertekad untuk memberikan yang terbaik di French Open.
Sumber: AntaraNews