Makassar tutup penerimaan pendatang baru Imigran pencari suaka
Hal itu karena pencari suaka di Makassar sudah mencapai 2.300 orang.
Jumlah imigran pencari suaka di Makassar hingga saat ini sudah mencapai 2.300 orang. Mereka mendiami 30 house community yang tersebar di beberapa titik difasilitasi oleh International Organization Migration (IOM).
Menurut kepala kantor Imigrasi Klas I Makassar, Tegas Hartawan mengatakan, Makassar sudah cukup sesak oleh WNA dengan jumlah 2.000 orang lebih. Sehingga penerimaan pendatang baru imigran pencari suaka dan pengungsi dihentikan atau ditutup.
"Kita sudah tidak terima imigran pendatang baru sejak Januari 2015 lalu. Imigran-imigran itu biasanya yang masuk melalui daerah-daerah lain di wilayah Indonesia kemudian dirujuk ke Makassar," jelas Tegas, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (13/5).
Para imigran ini, kata Tegas, di antaranya warga negara Afganistan, Somalia, Rohingya, Sudan dan Irak. Imigran terbanyak dari Afganistan, ada 50 persen dari 2.300 imigran yang ada.
Tidak jarang terjadi pertikaian, perkelahian di antara Imigran seperti yang terjadi tahun 2015 lalu. Sesama Imigran dari dua negara berbeda yang berdiam di salah satu house community di Jalan Perintis Kemerdekaan VII, Makassar terlibat perkelahian hingga di antaranya dilarikan ke Rumah Sakit karena luka yang dideritanya.
"Jika ada kejadian seperti itu, pelakunya diberi sanksi yakni ditempatkan di ruang detensi, satu ruangan khusus. Biasanya ada yang sampai berbulan-bulan. Jika sudah ada yang akui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi maka mereka kemudian dikembalikan ke asrama atau house community sebelumnya," ujar Tegas.
Sejumlah aturan diterapkan bagi imigran ini. Di antaranya tidak boleh terlibat narkoba, tidak boleh masuk Tempat Hiburan Malam (THM). Dan keluar malam batasnya hingga pukul 22.00 WITA. Pemantauan langsung oleh sekuriti atau pengamanan internal di masing-masing asrama.
Aturan lain yang harus dipatuhi imigran ini, tambahnya, mereka harus menjunjung kearifan lokal seperti menjaga cara berpakaian, cara berkomunikasi dan tidak menenggak minuman keras di tempat umum.
Baca juga:
Pesona Ratu Yordania saat tengok imigran Suriah di Yunani
Tragedi krisis migran Eropa, 500 orang tenggelam menuju Italia
Mampir di Indonesia meninggalkan Janda
Calo pencari suaka di Cisarua
Niat ke Australia menyasar Cisarua
Jalur ilegal menuju Indonesia
Para pencari suaka di Jalan Jaksa