Kepsek SMPN 1 Prabumulih Kembali Bertugas Usai Dimutasi Buntut Tegur Anak Walkot, Disambut Sukacita Guru dan Siswa
Sambutan meriah para siswa dan kolega Roni sesama guru meluapkan emosi senangnya melihat kendaraan yang ditumpangi Roni masuk ke sekolah.
Roni Ardiansyah kembali diposisikan sebagai Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, setelah viral dimutasi gara-gara menegur anak kepala daerah setempat membawa mobil sendiri ke sekolah. Roni pun disambut sukacita oleh ratusan anak didiknya.
Penyambutan Roni saat tiba di SMP Negeri 1 Prabumulih diwarnai dengan kebahagian siswa. Mereka berbaris di halaman sekolah menyambut sosok yang mereka hormati.
Momen tersebut diunggah akun Instagram @prabumulihinsta hingga menjadi viral. Nampak sambutan meriah para siswa dan kolega Roni sesama guru meluapkan emosi senangnya melihat kendaraan yang ditumpangi Roni masuk ke sekolah.
Video tersebut direkam pagi hari ini setelah ada keputusan dari Walikota dalam meralat informasi yang beredar mengenai pencopotan Roni. Para siswa yang datang ke sekolah mengenakan pakaian batik telah menunggu lebih dulu kedatangan dari Roni sambil bertepuk tangan girang.
Para siswa tak menduga kepala sekolah yang sebelumnya sudah melakukan serah terima jabatan untuk diganti dapat kembali memimpin SMP Negeri 1 Prabumulih.
"Tuhan sudah menaikkan derajat Pak Roni dan pak satpam di mata masyarakat melebihi seorang pejabat. Semoga tetap menebar kebaikan," tulis akun @bob_permana seperti dilihat merdeka.com, Rabu (17/9).
Disambut Sukacita
"Dalam setiap perjalanan yang baik akan selalu menemukan jalannya menuju kemenangan. Bukan karena lebih kuat, tapi karena kebaikan yang abadi, meninggalkan jejak dan mengangkat derajat," tulis akun @bagusrdan_13.
Diberitakan sebelumnya, warganet dihebohkan dengan pencopotan secara mendadak Roni Ardiansyah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, diduga usai menegur anak kepala daerah setempat bawa mobil sendiri ke sekolah.
Pencopotan mendadak tersebut sontak membuat para siswa tak bisa menerimanya. Alhasil, prosesi perpisahan Roni di sekolah yang dipimpinnya dihiasi tangus haru anak didik, Senin (15/9).
Kejadian ini pun viral di media sosial setelah sejumlah akun memposting video momen perpisahan terjadi. Nampak Roni dikerumuni para siswa untuk mencium tangan.
Para siswa tak mampu menahan air mata karena harus berpisah dengan kepsek yang dihormati. Sama halnya dengan guru-guru yang berbaris di belakangnya.
Roni dicopot dari jabatannya itu diduga akibat pernah menegur anak Walikota Prabumulih membawa mobil ke sekolah. Ceritanya, Roni menegur agar siswa yang baru berusia 13 tahun itu tidak memarkirkan mobil di halaman sekolah karena akan mengganggu kegiatan dan terjadi kesenjangan sosial.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prabumulih A Darmadi membantah pencopotan Roni Ardiansyah lantaran menegur anak kepala daerah membawa mobil sendiri ke sekolah.
"Tidak benar bahwa alasan mutasi karena anak wali kota," kata Darmadi.
Menurut dia, banyak hal yang melatarbelakangi mutasi jabatan dengan berbagai pertimbangan dan tujuan. Yakni memberikan penyegaran di lingkungan SMP Negeri 1 Prabumulih untuk mempercepat program-program wali kota dan wakil walickota khususnya bidang pendidikan. Tujuan lain meningkatkan kerjasama dan kolaborasi antar guru di sekolah tersebut.
"Di samping itu dia telah menjabat kepsek SMP Negeri 1 sepuluh tahun, lebih dari dua periode," kata Darmadi.