Kemenag Aceh Besar Santuni 50 Keluarga Miskin Jelang Hari Amal Bakti ke-80
Menjelang peringatan Hari Amal Bakti ke-80, Kemenag Aceh Besar santuni 50 keluarga miskin di Lamnga, wujud kepedulian ASN terhadap sesama dan masyarakat terdampak bencana.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan santunan kepada 50 keluarga fakir miskin. Kegiatan ini dilaksanakan di lima gampong di Kemukiman Lamnga, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Santunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag yang jatuh setiap tanggal 3 Januari.
Penyaluran santunan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, khususnya menjelang peringatan penting bagi Kemenag. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari semangat berbagi dan kebersamaan di lingkungan Kemenag Aceh Besar. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok untuk keluarga.
Kepala Kemenag Aceh Besar, Saifuddin, menjelaskan bahwa santunan ini tidak hanya terfokus di Lamnga. Distribusi bantuan juga telah menjangkau sejumlah wilayah di Aceh yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Kemenag Aceh Besar dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas, terutama mereka yang membutuhkan bantuan mendesak.
Wujud Kepedulian ASN Kemenag Aceh Besar
Santunan yang disalurkan kepada 50 keluarga miskin di Aceh Besar ini merupakan hasil dari infak dan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Aceh Besar. Setiap keluarga penerima mendapatkan paket berisi 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Saifuddin menekankan pentingnya peran serta ASN dalam kegiatan sosial semacam ini. Ia berharap agar Kemenag dapat terus eksis dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Besar serta Indonesia secara keseluruhan. Kemenag Aceh Besar berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keagamaan tetapi juga sosial.
Penyaluran santunan ini menjadi bukti nyata bahwa Kemenag Aceh Besar tidak hanya berfokus pada tugas-tugas administratif. Mereka juga aktif dalam program-program kemanusiaan dan sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Aksi ini mencerminkan nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian yang diusung oleh Kemenag.
Rangkaian Kegiatan Jelang Hari Amal Bakti ke-80
Menjelang peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, Kemenag Aceh Besar rutin menggelar berbagai kegiatan sosial, keagamaan, hingga perlombaan. Selain penyaluran santunan, Kemenag Aceh Besar juga melaksanakan bakti sosial berupa pembersihan Masjid Nurul Yaqin Durung di Kemukiman Lamnga. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari jajaran Kemenag.
Tidak hanya itu, Kemenag Aceh Besar juga melakukan penanaman pohon mangga dan jeruk sunkist sebagai bagian dari program penghijauan. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan alam. Penyerahan bantuan berupa dua cat dinding dan peralatan kebersihan masjid juga dilakukan untuk mendukung kebersihan tempat ibadah.
Ketua Panitia HAB ke-80 Kemenag Aceh Besar, Muhammad, menjelaskan bahwa peringatan HAB dimeriahkan dengan beragam kegiatan. Kegiatan tersebut mencakup bidang pendidikan, seni, olahraga, dan keagamaan, menunjukkan spektrum luas dari perayaan ini. Semua kegiatan ini menjadi bagian integral dari rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag Aceh Besar.
Semarak Peringatan HAB ke-80 dengan Berbagai Lomba
Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti ke-80, Kemenag Aceh Besar menyelenggarakan berbagai lomba yang menarik dan edukatif. Di bidang pendidikan, digelar olimpiade sains Kemenag Aceh Besar untuk mengasah kemampuan akademik. Bidang seni dimeriahkan dengan penampilan aubade, menunjukkan bakat seni para peserta.
Sektor olahraga tidak ketinggalan dengan diadakannya berbagai pertandingan seperti badminton, voli, sepak bola, dan tenis meja. Ini memberikan kesempatan bagi ASN dan masyarakat untuk berinteraksi melalui aktivitas fisik. Sementara itu, bidang keagamaan diisi dengan lomba baca dan hafal Yasin, serta lomba memasak kuah pliek ue, masakan khas Aceh.
Muhammad menambahkan bahwa selain lomba-lomba tersebut, panitia juga menggelar santunan fakir miskin dan penyaluran zakat. Bakti sosial membersihkan tempat ibadah dan safari khutbah Jumat turut melengkapi semarak peringatan HAB. Semua kegiatan ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan Kemenag dan masyarakat.
Sumber: AntaraNews