Kasus Pencabulan Bocah 5 Tahun di Garut: Setelah Ayah dan Paman, kini Kakek Korban Tersangka
ES ikut terlibat melakukan pelecehan seksual kepada cucunya yang masih berusia 5 tahun.
Kepolisian resor Garut akhirnya menetapkan ES (57) yang merupakan kakek dari bocah yang dicabuli sebagai tersangka. ES ikut terlibat melakukan pelecehan seksual kepada cucunya yang masih berusia 5 tahun.
Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan ES ditetapkan tersangka setelah ayah kandung berinisial YMA (25) dan pamannya berinisial YMU (35). Penetapan ES sebagai tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan kepada korban dan saksi.
“Yang awalnya kita menetapkan dua pelaku yaitu ayah dan paman, kemudian kita tambah lakukan penahanan dan proses penyidikan terhadap kakeknya inisial ES. (Penetapan tersangka) karena diduga yang bersangkutan juga melakukan perbuatan cabul tersebut,” kata Fajar, Kamis (23/4).
Penetapan ES sebagai tersangka tidak lepas dari pemeriksaan psikologis yang dilakukan pihaknya kepada korban anak. Pada awalnya, anak korban tidak menyebutkan keterlibatan kakeknya dalam pencabulan tersebut.
Namun dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan pihaknya dengan didampingi ahli, akhirnya korban anak menyatakan bahwa kakeknya juga ikut mencabuli.
“Kita akan lakukan proses penyidikan sampai tuntas, kita akan tindak tegas para pelaku yang melakukan kejahatan seksual terhadap anak ini,” tegasnya.
Fajar menyebut bahwa dalam pemeriksaan kepada anak korban, diketahui pelaku pencabulan adalah ayah kandung, kakek, dan pamannya. Jumlah tersebut tidak bertambah hingga saat ini.
Dan dalam pemeriksaan, diketahui bahwa aksi pencabulan kepada korban dilakukan tanpa sepengetahuan masing-masing pelaku. Namun ketiganya secara bergantian ketika kondisi rumah dalam keadaan sepi.
“Mereka melakukannya bergantian, tidak sama-sama, jadi bergantian. Ketika ada kesempatan mereka melakukan itu terhadap anak,” sebutnya.
Menurut Fajar, seluruh pelaku pencabulan terhadap korban anak diketahui tidak memiliki pasangan. YMA telah bercerai dengan istrinya, ES ditinggal meninggal, dan YMU pun tidak memiliki pasangan.