Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). (AFP/ Chaideer Mahyuddin)
Advertisement
Warga melintasi tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan setelah Jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, pada 9 Desember 2025. Kondisi ini terjadi setelah banjir bandang menghantam kawasan tersebut dan memutus sejumlah jalur penghubung, termasuk Jembatan Kuta Blang di lintasan jalan nasional Banda Aceh–Medan.
Untuk mempercepat pemulihan akses, Kementerian Pekerjaan Umum bersama TNI, Polri, dan masyarakat terus mempercepat pembangunan jembatan bailey sebagai solusi sementara. Jembatan bailey Awe Geutah menjadi salah satu titik prioritas karena berfungsi sebagai jalur alternatif menuju Aceh Utara.
Advertisement
Di sejumlah wilayah Sumatera yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, sebanyak tujuh jembatan bailey kini dibangun oleh TNI Angkatan Darat. Pembangunan ini bertujuan menghubungkan kembali daerah yang terisolasi serta memastikan distribusi bantuan dapatdilakukan lebih cepat dan merata.
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Warga memanjat tumpukan puing kayu untuk menyeberangi Sungai Peusangan pascaputusnya jembatan Awe Geutah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, Selasa (09/12/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Kementerian PUPR mempersiapkan jembatan bailey pengganti sementara Jembatan Kali Glidik II yang ambruk tergerus banjir lahar hujan Gunung Semeru di Lumajang.
Kementerian PUPR mempersiapkan jembatan bailey pengganti sementara Jembatan Kali Glidik II yang ambruk tergerus banjir lahar hujan Gunung Semeru di Lumajang.
Jembatan tersebut memiliki panjang 39 meter dan lebar 4,2 meter, dibangun dengan konsep Jembatan Bailey yang diperkirakan memiliki daya tahan hingga 50 tahun.