Korem 051/Wijayakarta turun tangan menyikapi jembatan ambles di Perumahan Kemang Pratama, Bekasi. Kerusakan jembatan dengan panjang 9 meter, lebar 6 meter, dan kedalaman 4,3 meter itu tidak main-main.
Jembatan itu sangat vital karena menjadi akses untuk warga Kecamatan Bekasi Selatan dan Rawalumbu. Akibat peristiwa jembatan ambles beberapa waktu lalu, akses masyarakat menjadi lumpuh.
Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santos memutuskan membuka akses jalan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
"TNI adalah anak kandung rakyat, kami mengerahkan satuan Zeni Kodam Jaya serta satuan teritorial untuk membantu membuka akses yang terputus agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa," kata Nugroho, Minggu (9/3).
Saat ini, katanya, sedang dibangun jembatan sementara oleh personel TNI AD dari jajaran Kodam Jaya. Meski hanya jembatan sementara, diharapkan kendaraan kecil masih bisa melintas.
"Sedangkan truk dilarang melewati area ini," katanya.
Danrem juga sudah melaporkan parahnya kerusakan jembatan pada Pangdam Jaya/Jayakarta.
"Perbaikan akan dilakukan secepat mungkin agar warga bisa kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman," ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik langkah cepat TNI dalam menangani bencana ini. Mereka berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat demi menghadapi tantangan serupa di masa mendatang.
Dalam kegiatan peninjauan ini, jenderal bintang satu itu didampingi Kasdim Bekasi Letkol Czi Erlangga Perdana Gasing.
Advertisement