Fakta Unik: Disdukcapil Serang Gelar Layanan Adminduk Jemput Bola Gratis, Targetkan Ribuan Pemohon
Disdukcapil Serang menggelar program 'Gebyar Layanan Dukcapil' dengan layanan adminduk jemput bola gratis. Program ini mendekatkan layanan dan disambut antusias warga.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, baru-baru ini meluncurkan program inovatif bertajuk "Gebyar Layanan Dukcapil". Inisiatif ini merupakan bentuk layanan jemput bola yang bertujuan untuk mendekatkan serta mempercepat proses administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat setempat. Program ini dirancang khusus untuk menjangkau warga yang mungkin terkendala jarak atau akses ke kantor dinas.
Kegiatan perdana dari program jemput bola ini dipusatkan di Kantor Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Serang. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, dengan ratusan warga berbondong-bondong datang untuk memperbarui atau membuat dokumen kependudukan yang diperlukan. Yang menarik, semua layanan yang diberikan dalam program ini bersifat gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang akan terus dilaksanakan. Tujuannya adalah memastikan semua lapisan masyarakat, terutama yang tinggal jauh dari pusat kota atau unit pelaksana teknis (UPT) pelayanan, dapat dengan mudah mengakses layanan adminduk. Inisiatif ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan merata.
Mendekatkan Layanan Administrasi Kependudukan
Program jemput bola ini menjadi solusi efektif bagi masyarakat Kabupaten Serang yang selama ini menghadapi tantangan geografis. Warnerry Poetri menegaskan bahwa agenda rutin ini adalah upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama bagi mereka yang berlokasi jauh dari kantor kecamatan atau UPT pelayanan, program ini sangat membantu.
Penting untuk diketahui bahwa seluruh proses administrasi kependudukan yang dilayani dalam program ini tidak dipungut biaya. Hal ini sejalan dengan komitmen Disdukcapil untuk memastikan akses layanan yang adil dan merata bagi semua warga. Kemudahan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan mereka.
Inisiatif "Gebyar Layanan Dukcapil" ini mencerminkan pemahaman Disdukcapil terhadap kebutuhan riil masyarakat. Dengan membawa layanan langsung ke tengah-tengah komunitas, hambatan seperti biaya transportasi dan waktu dapat diminimalisir. Ini adalah langkah progresif dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Antusiasme Warga dan Target Pelayanan
Antusiasme warga Desa Sindangheula dan sekitarnya terhadap program layanan adminduk jemput bola ini sangat luar biasa. Ratusan warga memadati lokasi pelayanan, menunjukkan betapa besar kebutuhan akan akses adminduk yang mudah dan cepat. Fenomena ini menjadi indikator keberhasilan program dalam menarik minat dan partisipasi masyarakat.
Melihat tingginya respons positif dari masyarakat, Disdukcapil Kabupaten Serang menargetkan dapat melayani lebih dari 1.000 pemohon dalam satu hari pelaksanaan program. Target ambisius ini didasari oleh adanya penambahan jumlah wajib KTP baru di Kabupaten Serang. Tercatat, untuk tahun ini saja, ada sekitar 34 ribu orang yang memasuki usia 16 tahun, yang berarti mereka menjadi wajib KTP baru.
Peningkatan jumlah wajib KTP ini secara langsung meningkatkan beban kerja dan kebutuhan akan layanan adminduk yang efisien. Oleh karena itu, program jemput bola ini menjadi sangat krusial untuk memastikan semua warga yang memenuhi syarat dapat segera memiliki dokumen kependudukan yang sah. Kecepatan dan efisiensi menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan permintaan ini.
Inovasi dan Kolaborasi Dukung Akses Adminduk
Selain menyediakan layanan adminduk langsung, Disdukcapil Kabupaten Serang juga melakukan kolaborasi strategis dalam program jemput bola ini. Pihaknya menggandeng Kimia Farma untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir. Kolaborasi ini menambah nilai lebih bagi masyarakat, karena mereka tidak hanya mendapatkan layanan adminduk tetapi juga pemeriksaan kesehatan dasar.
Warnerry Poetri juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan inovasi digital dalam pengurusan adminduk. Disdukcapil telah menyediakan aplikasi "Serang Bahagia" yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan dari rumah hanya dengan menggunakan ponsel. Digitalisasi layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan efisiensi lebih lanjut bagi warga.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengungkapkan rasa bangganya karena desanya menjadi lokasi pelaksanaan program ini. Menurutnya, program ini sangat membantu warganya karena mereka tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kabupaten atau kecamatan untuk mengurus dokumen. "Masyarakat lebih terbantu dan lebih dekat dibandingkan harus ke kabupaten atau ke kecamatan," ujarnya, menegaskan dampak positif program ini bagi komunitasnya.
Sumber: AntaraNews