Fakta Pelanggaran Etik Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto, Perintahkan Anak Buah Tak Sentuh Laporan Pelanggaran MBG
Fakta itu diketahui usai Majelis Etik memeriksa sejumlah pegawai untuk menentukan hukuman terhadap pelanggaran etik dilakukan Hery Susanto.
Mantan Ketua Ombudsman Hery Sutanto diketahui pernah memerintahkan anak buahnya agar tidak menyentuh laporan dugaan maladministrasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu diungkap Ketua Majelis Etik Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Jimly Asshiddiqie usai menyampaikan putusan pelanggaran etik terkait pemberhentian dengan tidak hormat alias pemecatan atas perkara keterlibatan korupsi tambang dilakukan Hery Susanto.
“HS (Hery Susanto) yang kita berhentikan ini, bahwa untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis, (perintahkan) jangan disentuh. Jadi selama periode yang lalu itu, MBG tidak boleh disentuh. Ini kan kurang ajar,” kata Jimly di kantor Ombudsman RI Jakarta, Senin (8/6).
“Bayangkan ya Allah, urusan MBG ini enggak boleh diawas-awasi. Itulah ciri budaya kerja kita di birokrasi, feodal. Gara-gara ada program nasional ini, Bapak Presiden kita sangat semangat, akhirnya enggak pada berani, mingkem semua, enggak berani mengawasi. Tidak boleh begitu,” tambah Jimly.
Temuan Majelis Etik Ombudsman
Jimly mengungkap, fakta itu diketahui usai Majelis Etik ORI memeriksa sejumlah pegawai untuk menentukan hukuman terhadap pelanggaran etik yang dilakukan oleh Hery. Menurut Jimly, sekalipun MBG adalah program prioritas presiden, jika ada penyimpangan administrasi sejatinya harus diusut.
“Akhirya terbukti sekarang pimpinan MBG ditangkap, jadi tersangka. Itu artinya ada masalah dalam tata kelola,” tegas Jimly.
Ombudsman Janji Bongkar Temuan Sidang Etik
Jimly mengingatkan, ORI adalah lembaga independen. Sekalipun dipilih oleh Pansel dan prosesnya melalui Parlemen, dan pelantikan dilakukan oleh Istana, namun saat sudah menyangkut kepentingan publik, ORI wajib tegak lurus terhadap kepentingan rakyat.
“Jadi ini harus dibuka, ini untuk kepentingan umum, enggak boleh dirahasiakan, ini perlu saya sampaikan, ada kejadian kayak begitu,” Jimly menandasi.