Diminati Warga, Kemenhaj Sulsel Ingatkan Tak Ada Jalur Visa Haji Furoda
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah tidak lagi mengeluarkan visa Furoda untuk jemaah haji.
Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak tergiur tawaran terkait visa haji Furoda. Kemenhaj menyebut haji furoda sangat diminati warga Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail mengatakan, untuk tahun ini tidak ada pemberangkatan haji menggunakan visa Furoda. Alasannya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah tidak lagi mengeluarkan visa Furoda untuk jemaah haji.
"Itu kan sudah sejak dua tahun lalu. Di mana pemerintah Arab Saudi mulai memperketat pintu masuk dan tidak lagi mengeluarkan visa haji Furoda," ujar Ikbal di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (14/4).
Dengan tidak adanya pemberangkatan haji menggunakan visa Furoda, Kemenhaj Sulsel mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak tergiur adanya penawaran visa haji Furoda. Ikbal juga mengingatkan Biro Perjalanan Haji dan Umrah di Sulsel untuk tidak menawarkan haji Furoda.
"Untuk itu, masyarakat Sulsel jangan mudah tergiur jika ada tawaran bayar sekarang berangkat tahun ini atau Haji Furoda. Karena, sekarang sudah tidak ada lagi visa haji Furoda," ujar dia.
"Dan untuk Travel Haji dan Umrah, jangan ada yang menawarkan keberangkatan haji Furoda kepada jemaahnya," imbuh dia.
Mantan Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah Kementerian Agama Sulsel ini mengakui pemberangkatan haji dengan menggunakan visa Furoda sangat diminati. Salah satu alasan, visa haji Furoda sangat diminati, karena daftar keberangkatan haji reguler yang cukup panjang di Sulsel.
"Visa haji Furoda memang sangat diminati," kata Ikbal.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Azhar Simanjuntak menyatakan Arab Saudi tak lagi mengeluarkan visa haji furoda yang memungkinkan jemaah berangkat tanpa antrean panjang tahun ini. Haji furoda atau haji mujamalah adalah program haji non-kuota yang menggunakan visa undangan resmi dari pemerintah Arab Saudi, bukan kuota Kementerian Agama Indonesia.
"Enggak ada, jadi tahun ini Saudi tidak mengeluarkan visa haji furoda. Jadi yang jelas visa yang legal itu namanya visa haji," ujar Dahnil.
Di kesempatan itu, Dahnil turut mengingatkan promosi keberangkatan haji instan melalui media sosial yang perlu dicermati secara kritis. Ia menilai praktik tersebut berisiko menjerumuskan masyarakat ke dalam skema penipuan maupun pemberangkatan haji ilegal.