Di Hadapan DPR RI, Tito Laporkan Perkembangan Huntap dan Huntara untuk Penyintas Banjir
Sehingga, untuk total rumah terdampak berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ada 90.066. Data ini berdasarkan nama dan alamat atau by name, by address.
Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra, Tito Karnavian, mengungkapkan puluhan ribu rumah di wilayah Aceh dan Sumatra mengalami kerusakan akibat bencana banjir, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga hilang terseret arus.
Pernyataan itu disampaikan Tito yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri dalam rapat bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
"Ini data dari BPS halaman 52 yang sudah melakukan klarifikasi. Jadi rumah yang rusak ringan sudah by name by address itu 35.336. Kemudian rusak sedang 18.129. Yang rusak berat ataupun hilang hanyut itu 28.885," kata Tito dalam rapat.
"Nah, ada yang yang belum, datanya belum clear karena Pemdanya hanya mengirimkan rusak begitu saja tanpa membuat klasifikasi. Itu ada 5.784 ditambah 1.922 terutama untuk relokasi. Karena dia memang tidak rusak, tapi di tebing, jurang, atau di pinggir sungai yang sangat rawan sekali," sambungnya.
Total Rumah Terdampak
Sehingga, untuk total rumah terdampak berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ada 90.066. Data ini berdasarkan nama dan alamat atau by name, by address.
"Termasuk rincian di bawahnya lengkap per kabupaten/kota di mana saja, jumlah-jumlahnya juga ada. Aceh itu totalnya adalah 78.628 rumah rusak sedang, berat, hilang. Kemudian yang untuk di Sumatra Utara 5.625 dan Sumatra Barat 5.813," ujarnya.
Progres Hunian Sementara dan Hunian Tetap
Dalam rapat tersebut, eks Kapolri ini menyampaikan progres untuk Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).
"Untuk di Aceh diusulkan Huntara 14.697, sudah dibangun 6.676 atau 45%. Sedangkan usulan Huntap 9.246, yang sedang dibangun 302. Sumatra Utara 993 usulan Huntara, yang sudah dibangun 893, jadi 90%," sebutnya.
"Kemudian usulan hunian tetap dari Pemda-Pemda 3.462, yang sedang dibangun 297. Untuk Sumatra Barat usulan Huntara 728, yang sudah selesai dibangun 721. Sehingga sudah selesai 99%, ini yang membuat apa pengungsi di tenda-tenda nol di Sumatra Barat. Usulan Huntap 3.611, yang sedang dibangun 655," tambahnya.
Sehingga, total usulan Huntara ada 16.688, yang sudah selesai dibangun 8.290 atau 50%. Huntap usulan dari semua Pemda 16.329, yang sedang dibangun 1.254.
"Ini yang perlu percepatan untuk Huntap. Yang tidak ingin di Huntara tentu diberikan dana tunggu hunian Rp1,8 juta untuk 3 bulan. Di Aceh sudah tersalurkan sebanyak 93,87%," paparnya.
Berikutnya, untuk di Sumatra Utara 99,47%. Sumatra Barat 97,17% atau lebih kurang 96,48%. Semua ini disampaikannya ditransfer berdasarkan by name, by address sesuai dengan data yang sudah divalidasi oleh BPS.
"Ya, ini penyaluran tadi per daerah juga ada di halaman 54 dan Huntapnya di halaman 55. Ini beberapa daerah kota-kota yang sudah diberikan Huntap halaman 56. Ya, di Aceh ada 1.000 unit, kemudian di Sumut ada 1.103 dan di Sumbar 500 Huntap," katanya.