50 Peserta Ikuti Seleksi Maganghub AirNav, Dukung Transformasi Digital Navigasi Penerbangan Indonesia
Program Maganghub Kemnaker menarik 50 lulusan baru untuk seleksi di AirNav Indonesia, berfokus pada dukungan transformasi digital yang krusial bagi navigasi penerbangan.
Sebanyak 50 lulusan baru dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tengah mengikuti seleksi ketat program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tahun 2025. Proses seleksi ini berlangsung di Kantor Pusat AirNav Indonesia yang berlokasi di Tangerang, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat sumber daya manusianya.
Para peserta magang yang lolos seleksi nantinya akan berperan penting dalam mendukung pelaksanaan pengembangan transformasi digital yang sedang gencar dijalankan oleh AirNav Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan layanan navigasi penerbangan di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia, Didiet KS Radityo, menjelaskan bahwa program Maganghub Kemnaker merupakan platform magang nasional khusus. Platform ini disiapkan oleh pemerintah untuk para fresh graduate dari seluruh perguruan tinggi, memberikan kesempatan berharga untuk berkarir di sektor strategis.
Seleksi Ketat dan Kualifikasi Khusus Maganghub AirNav
Didiet KS Radityo menegaskan bahwa 50 peserta magang tersebut tidak serta merta diserahkan kepada AirNav Indonesia oleh Kemnaker tanpa melalui proses seleksi yang ketat. Hanya para peserta yang dinyatakan lolos kualifikasi yang berhak untuk menjalankan pemagangan di AirNav Indonesia.
AirNav Indonesia dan Kemnaker telah berkoordinasi erat untuk menentukan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan sesuai dengan prioritas perusahaan. Mengingat AirNav sedang melaksanakan proses transformasi digital, maka hanya peserta dengan latar belakang atau kualifikasi teknologi informatika yang diterima dalam program ini.
Kualifikasi khusus ini memastikan bahwa peserta magang dapat memberikan kontribusi maksimal dalam proyek-proyek digital AirNav. Hal ini juga sejalan dengan kebutuhan perusahaan akan talenta-talenta muda yang siap berinovasi di bidang teknologi.
Transformasi Digital AirNav Indonesia untuk Layanan Navigasi Terbaik
Saat ini, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia tengah berfokus pada pengembangan transformasi digital secara menyeluruh. Berbagai program telah disiapkan untuk mencapai tujuan ini, mencakup beberapa aspek krusial.
Program-program transformasi digital AirNav Indonesia meliputi:
- Manajemen Tata Kelola TI Terintegrasi
- Pengelolaan Portfolio TI Terstruktur
- Peningkatan Kapabilitas dan Budaya Literasi TI
- Manajemen Layanan IT-OT dan Manajemen Aset
- Manajemen dan Tata Kelola Data
- Penguatan Data dan Analitik
Selain itu, AirNav Indonesia juga menyiapkan program berbasis teknologi lainnya untuk mendukung kegiatan operasional layanan navigasi. Program-program ini dirancang untuk memastikan modernisasi dan keamanan sistem navigasi penerbangan.
Program-program tersebut mencakup Modernisasi Pelayanan Navigasi Udara Indonesia, Peningkatan Layanan Navigasi Penerbangan, dan Peningkatan Aplikasi Perusahaan. AirNav juga berinvestasi pada Optimalisasi Manajemen Informasi dan Jaringan, Penguatan Disaster Recovery, Tata Kelola dan Manajemen Risiko Siber, serta Manajemen Posture & Vulnerability.
Lebih lanjut, perusahaan juga fokus pada Proteksi Akses dan Informasi, Proteksi System Network & Endpoint, Pemantauan Keamanan dan Incident Responses. Pengembangan Pendapatan Bisnis Baru dan Penerapan Green Ecosystem juga menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang ambisius ini.
Manfaat Program Magang dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Melalui program magang ini, peserta akan belajar bagaimana teknologi menjadi fondasi penting bagi keselamatan dan efisiensi layanan navigasi penerbangan. AirNav Indonesia optimistis bahwa para peserta akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, yaitu turut berkontribusi terhadap upaya perusahaan dalam melaksanakan proses transformasi digital.
Kegiatan pemagangan ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan. AirNav Indonesia berperan sebagai tempat belajar, pembimbing, sekaligus penggerak peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, khususnya di sektor navigasi penerbangan.
Para peserta terpilih adalah lulusan yang melakukan pendaftaran melalui situs resmi www.maganghub.kemnaker.go.id serta platform SIAPkerja Kemnaker di www.siapkerja.kemnaker.go.id. Selama proses pemagangan, para peserta Program MagangHub akan mendapatkan uang saku bulanan yang dibayarkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Didiet berharap bahwa melalui program praktik kerja ini, peserta magang tidak hanya belajar aspek teknis. Mereka juga diharapkan memahami bagaimana teknologi berperan langsung dalam menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan di langit Indonesia.
Sumber: AntaraNews