Isu reklamasi Jakarta hambat kinerja Susi Pudjiastuti
Dia menilai reklamasi bukan persoalan besar. Dia ajak Ahok duduk bersama.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengakui belakangan kinerjanya sangat terganggu. Hal tersebut lantaran dia dikejar media guna mengklarifikasi permasalahan penanggung jawab 17 pulau di Jakarta Utara.
"Saya seminggu tidak bisa kerja karena dikejar urusan reklamasi Jakarta. Sebetulnya setelah ILC (Indonesia Lawyers Club TVOne) dan Raker (dengan komisi IV DPR) kemarin saya berpikir tidak perlu memberikan lagi penjelasan," kata Susi di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (15/4).
Susi menjelaskan, urusan reklamasi merupakan hal biasa dalam pembangunan. Menurutnya harus ada rembuk bersama untuk menyelesaikannya baik dari pihak Pemprov DKI dan kementerian.
"Padahal ini persoalan pembangunan biasa, bisa diselesaikan. Pak Ahok pemerintah dan saya juga pemerintah dari KKP, kita duduk bersama menyelesaikan persoalan yang belum beres, belum selesai," tuturnya.
Susi berharap agar masalah reklamasi ini justru tidak membuat gaduh dan ditunggangi kepentingan politik. Sebab menurutnya dia hanya bisa mengaplikasikan undang-undang dari sisi teknis.
"Reklamasi itu diperbolehkan dan sah-sah saja. Semuanya boleh, semuanya sah. Tidak tabu namanya reklamasi ini," pungkasnya.
Baca juga:
Ahok sebut Aguan pernah undang Prasetio, Taufik, Ongen dan Selamat
Tak ingin menanggapi, Akom serahkan kasus reklamasi ke KPK
Bamsoet keluhkan posisi pengusaha serba salah untuk dapatkan proyek
Jeritan hati nelayan kerang tolak reklamasi, 5 bulan merugi
Kadin dukung KPK tuntaskan kasus suap reklamasi
Ahok klaim Presiden Jokowi tak masalah ada reklamasi di Jakarta
Diperiksa KPK, Heru ngaku cuma main-main