Fakta Baru Kematian Pensiunan Jenderal TNI Hendrawan Ostevan, Tak Ada Bekas Kecelakaan di Mobil
Kepolisian menyebut penelusuran tim labolatorium forensic tidak ditemukan bekas kecelakaan dari kendaraan tersebut.
Kepolisian mengungkapkan perkembangan penyelidikan kasus kematian Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan dan mobil Toyota Vios hitam berpelat B 1606 LB ditemukan terpisah masuk ke dalam Dermaga Marunda, Jakarta Utara. Kepolisian menyebut penelusuran tim labolatorium forensic tidak ditemukan bekas kecelakaan dari kendaraan tersebut.
"Berdasarkan hasil giat pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebelum mobil jatuh ke laut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam dalam keterangan diterima, Rabu (22/1).
Kecepatan Mobil
Ade menambahkan, masih berdasarkan hasil labolatorium forensik, diperkirakan mobil sesaat sebelum jatuh ke laut berkecepatan 35 kilometer per jam. Hal itu diketahui dari perbandingan jarak dan waktu video CCTV pada TKP.
"Pengambilan titik koordinat untuk pengecekan cuaca, kecepatan angin, dan kelembapan pada saat kejadian dengan menggunakan satelit," ujar Ade.
Selanjutnya, Ade mengungkap labolatorium forensik juga sudah melakukan pemeriksaan umum kendaraan untuk jejak/tols mark pada bumper depan dan belakang, 4 roda, 4 pintu, kaca depan, kaca kanan depan, hand break, persneling, dan stir mobil. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebelum mobil jatuh ke laut.
Lokasi Mobil Ditemukan
Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu 18 Januari 2025, kepolisian menemukan keberadaan mobil milik almarhum Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan yang ditemukan meninggal dunia. Mobil tersebut ditemukan tidak jauh dari sekitar lokasi penemuan jenazah yakni di kawasan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
“Baru saja mendapat update dari rekan-rekan penyidik, bahwa sekira jam 10 hari ini, pagi ini, telah ditemukan mobil yang diduga dikendarai Brigjen TNI purnawirawan yang ditemukan meninggal dunia beberapa waktu lalu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam di Jakarta, Sabtu (18/1).
Tewas Mengambang
Diketahui, Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan adalah pensiunan perwira tinggi dan mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Jenderal bintang satu tersebut wafat dengan kondisi mengambang di perairan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, Jumat (10/1).